SuaraSurakarta.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali diperpanjang hingga 25 Juli mendatang. Penutupan jalan-jalan di Kota Solo pun berlanjut.
Selain untuk mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat, penutupan jalan di Kota Solo dilakukan untuk menekan mobilitas masyarakat.
Dilansir dari Timlo.net, Kasatlantas Polresta Solo Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan, untuk mendukung PPKM Darurat pihaknya akan melanjutkan kebijakan penutupan di sejumlah ruas jalan di Kota Bengawan.
“Penutupan dan penyekatan sejumlah ruas jalan masih berlangsung sesui jadwal perpanjangan, keputusan itu mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait memperpanjang PPKM Darurat,” terang , Rabu (21/7/2021).
Dikatakan, penutupan di delapan ruas jalan di Solo diperpanjang hingga PPKM Darurat berakhir atau pada Minggu (25/7/2021).
Penutupan jalan tersebut untuk mengurangi mobilitas masyarakat dan demi keamanan bersama. Pihaknya berharap perpanjangan PPKM Darurat dapat membuat masyarakat lebih tertib protokol kesehatan.
Hingga saat ini ada delapan ruas jalan yang ditutup di Kota Bengawan. Yakani Jl Slamet Riyadi, Jl Sutan Syahrir, Jl Dr Radjiman, Jl Piere Tendean, Jl Urip Sumoharjo, Jl Yos Sudarso, Jl Gatot Subroto dan Jl Adi Sucipto.
Khusus di Jl Sutan Syahrir, petugas membuka akses jalan pada pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB untuk bongkar muat truk logistik. Lalu, di kawasan Jl Adi Sucipto, penutupan hanya dari arah barat ke timur atau arah masuk Kota Solo.
Sebelumnya, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sejauh ini penurunan mobilitas di Solo mencapai 15,8 persen. Petugas menggelar analisi dan evaluasi untuk membahas pengetatan atau relaksasi di beberapa sektor.
Baca Juga: Begini Nasib PL Karaoke yang Terjaring Operasi PPKM Darurat di Sukabumi
“Kami masih terus evaluasi secara keseluruhan,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin