SuaraSurakarta.id - Polisi membubarkan aksi unjuk rasa Solo Raya Menggungat Serukan Selamatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Jalan Slamet Riyadi Kartasura, Sukoharjo, Rabu (30/6/2021).
Larangan kerumunan di tengah pandemi Covid-19 membuat aparat keamanan memukul mundur puluhan mahasiswa.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, aksi unjuk rasa itu diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Soloraya. Aksi tersebut digelar di halaman ruko Kartasura Village sekitar pukul 14.30 WIB.
Aksi tersebut sedianya digelar di lapangan Ngabeyan namun batal setelah polisi melakukan penyekatan di sejumlah lokasi.
Massa sempat mengelar orasi dan membentangkan spanduk sebelum akhirnya dibubarkan polisi. Tak cukup di situ setelah dibubarkan muncul belasan mahasiswa di depan Kantor Kelurahan Kartasura.
Polisi yang mengetahui aksi tersebut memukul mundur massa yang terus berorasi masuk ke jalan perkampungan di RT 001 RW 004 Desa Pucangan, Kartasura.
“Kami hanya ingin menyerukan save KPK, selamatkan KPK, pecat Filry dan cabut UU nomor 19 tahun 2019,” ungkap Widi Adi Nugroho selaku Koordinator umum dari UMS dalam orasinya.
Selang 15 menit, massa yang semula telah membubarkan diri beranjak berkumpul dan menuju Tugu Kartasura. Massa lagi-lagi menggelar aksi demo di sana. Hingga polisi kembali membubarkan mereka. Polisi tak memberikan ruang bagi mahasiswa tersebut.
Aksi mahasiswa tersebut mendapat pengawalan ketat dari Polres Sukoharjo yang di backup Polresta Surakarta dan Polres Karanganyar, dibawah kendali Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho didampingi Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan.
Baca Juga: Unjuk Rasa Ricuh saat Bupati Bulukumba Tendang Ban Mahasiswa
“Tidak diperkenankan ada kegiatan berkumpul jadi wajib dibubarkan. Kami minta mahasiswa pulang kembali kerumah masing-masing,” kata Kapolres.
Kapolres melarang keras adanya kerumunan massa mengingat situasi Sukoharjo berstatus zona merah Covid-19.
“Kita tidak akan menoleransi apapun kegiatan yang menimbulkan potensi kerumunan,” tandas Kapolres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Ikuti Arahan Gubernur, Respati Ardi Bakal Terapkan Bike To Work ke ASN
-
Perdagangan Daging Anjing di Jateng: Bisnis Gelap yang Sulit Diberantas, Solo Raya Jadi Episentrum!
-
Viral PB XIV Purboyo Pakai Jarik Motif Parang Terbalik di Acara Halabihalal
-
Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi
-
Ketahuan! Tukang Becak Nekat Buang Sampah Restoran di Lokasi CFD Solo, Pemkot Kejar Pemilik Usaha!