SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka selama ini terkenal memberikan pernyataan maupun kalimat humoris saat sesi wawancara dengan awak media.
Tak jarang, ungkapan humoris yang keluar dari mulut Presiden Joko Widodo itu mampu membuat orang maupun wartawan tertawa.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, ungkapan lucu juga dilontarkan Gibran saat menghadiri acara puncak lomba ikan cupang memperebutkan Piala Wali Kota Solo 2021 di Solo Paragon Mal, Minggu (13/6/2021) siang.
Awalnya, Gibran menjawab serius setiap pertanyaan wartawan ihwal alasan digelarnya lomba ikan cupang Piala Wali Kota Solo.
Mulai dari bisnis ikan cupang sebagai bagian ekonomi kreatif masyarakat yang harus terus didukung, hingga komitmennya menggelar lomba secara rutin.
"Cupang ini merupakan sektor ekonomi kreatif yang harus kita support terus. Ke depan mungkin bisa lebih dirutinkan lagi [piala Wali Kota]," ungkapnya.
Namun, saat ditanya apakah dirinya menyukai ikan cupang, Gibran mengaku sebatas sebagai penikmat. Ia juga mengaku tidak mempunyai satu pun koleksi ikan cupang di rumahnya.
Girban mengaku tidak paham dengan jenis-jenis ikan cupang yang belakangan harganya semakin melangit itu.
Gibran pun kemudian mengutip pepatah populer anak muda mengenai alasan ia tidak memiliki koleksi ikan cupang meskipun suka.
Baca Juga: Larang Pedagang Bermobil dari Luar Kota Jualan di Solo, Gibran: Mereka dari Zona Merah
"Saya penikmat saja. Mencintai kan enggak harus memiliki," ungkapnya disambut gelak tawa awak media yang sedang mewawancarainya.
Melihat respons para awak media, Wali Kota Solo Gibran hanya bisa tersenyum di balik masker putihnya. Lebih lanjut ia menyatakan bisnis ikan cupang potensial digeluti, bahkan untuk komoditas ekspor. Solo menurutnya merupakan salah satu yang aktif dalam bisnis ikan cupang selama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok