SuaraSurakarta.id - Sebanyak 505 jamaah calon haji (calhaj) Kota Solo gagal berangkat untuk menjalankan ibadah haji pada 2021. Sementara itu untuk Kabupaten Sukoharjo ada 839 calhaj yang menunggu kejelasan keberangkatan.
Itu merupakan dampak dari keputusan Pemerintah Pusat yang tidak memberangkatkan jamaah haji pada 2021 ini.
"Secara khusus di Kota Solo kita telah menyiapkan 505 calon jamaah haji. Ini termasuk pengurusan dokumen dan secara lengkap telah diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Hidayat Maskur, Jumat (4/6/2021).
Menurutnya, mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan saja dan rencana berangkat pada 2021 ini. Tapi sesuai dengan KMA nomor 660 tahun 2021 bahwa calon jamaah haji tahun 2021 pemerintah tidak memberangkatkan.
"Mereka tinggal menunggu jadwal keberangkatan saja. Tapi ada keputusan dari pemerintahan yang tidak memberangkatkan pada tahun ini," ungkap dia.
Adanya keputusan ini, akan segera di sosialisasikan ke semua calon jamaah haji yang sudah terdaftar. Bagi calon jamaah yang ingin mengambil dananya dipersilahkan, karena memang ini sesuai dengan arahan menteri agama.
"Kalau ada jamaah yang tetap sesuai prosedur dan mengikuti masa tunggu, insya allah akan sebagai prioritas untuk pemberangkatan 2022. Ini langkah yang kita lakukan terkait dengan pembatalan," katanya.
Terkait dengan kesiapan yang menyangkut tentang pasport bisa diambil oleh calon jamaah. Karena mungkin setelah tidak jadi berangkat akan diambil untuk kegiatan lain, seperti ibadah umrah.
"Saat ini pasport ada di kantor wilayah kemenag Jawa Tengah dan segera kita ambil. Nanti akan disosialisasikan ke calon jamaah haji dan nanti bisa diambil, mungkin minggu depan bisa diambil," ungkap dia.
Baca Juga: Muncul Seruan SBY Turun Tangan Lobi Arab Saudi karena Pemberangkatan Haji 2021 Batal
Sejauh ini tidak ada calon jamaah haji yang tidak mengambil uangnya tapi memilih menunggu tahun selanjutnya. Jadi totalnya dari tahun 2020 hingga 2021 ini masih sama 505 calon jamaah haji.
"Jumlah 505 ini merupakan jumlah tahun 2020 yang gagal berangkat juga. Hingga tahun 2021 jumlahnya masih samah," imbuhnya.
Terpisah Kasi Haji Kantor Kemenag Sukoharjo, Sukamdi mengatakan di Sukoharjo ada 839 calon jamaah haji yang gagal berangkat.
"Jumlah calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya pada tahun 2020 lalu dan akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 839 orang. Mereka seluruhnya telah membayar lunas biaya haji pada tahun lalu," papar dia.
Sebenarnya untuk segala persiapan sudah dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari pusat, seperti terkait kesehatan yakni imunisasi meningitis dan penyuntikan vaksin.
Untuk dokumen seperti paspor haji sudah dikirim ke Provinsi Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper