SuaraSurakarta.id - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempersiapkan diri menuju World Class University. Salah satu persiapkan dengan mengangkat wakil rektor berusia muda dibawah 50 tahun.
"Rata-rata wakil rektor ini usianya dibawah 50 tahun. Dari lima wakil rektor hanya satu yang berusia di atas 50 tahun, yaitu 53 tahun," ujar Rektor UMS, Sofyan Anif saat ditemui disela-sela pelantikan lima wakil rektor UMS di Edutorium, Rabu (2/6/2021).
Sofyan Anif, punya alasan kenapa memilih wakil-wakil rektor yang berusia muda. Pada 2029 dalam visi yang tertulis dalam dokumen jangka panjang adalah pencapaian World Class University.
"Setelah melihat perkembangan prestasi yang dicapai selama ini luar biasa. Kalau saat ukur berdasarkan hitungan matematik dengan beberapa persyaratan, insya allah bisa leading pada 2025," papar dia.
Dengan wakil rektor yang muda-muda ini bisa bergerak atau lari cepat. Ia pun meminta maaf kepada senior-senior yang sudah guru besar, saat ini mementingkan yang muda-muda ini.
"Saya minta maaf kepada guru-guru besar di atas 50 tahun. Sementara ini mementingkan yang muda-muda dulu," katanya.
Selain mempersiapkan UMS menuju World Class University, Sofyan Anif juga punya tugas untuk kaderisasi. Jadi kedepan itu saat masa jabatan rektor selesai bisa diteruskan dengan yang muda-muda.
"Saya punya tugas kaderisasi. Jadi kedepan UMS dipegang yang muda-muda," imbuh dia.
Pada kesempatan ini, Sofyan Anif menyampaikan kiat-kiat kinerja rektor dan wakil rektor untuk mencapai World Class Research University. Sesuai dengan visi dan misi UMS untuk menciptakan universitas berskala internasional, maka perlu adanya peningkatan kerjasama, manajemen dan optimalisasi kinerja di UMS.
Baca Juga: Aksi Kocak Driver Ojol Tunggangi Kuda di Depan Kampus UMS
"Maka diharapkan dengan peningkatan kualitas SDM mampu memacu output yang berkualitas. Selain itu, sistem informasi berbasis IT di lingkungan UMS akan diintegrasikan secara tersentral, untuk meningkatkan layanan publik," tandas dia.
Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang hadir dalam pelantikan tersebut mengharapkan lima Wakil Rektor UMS yang baru mampu bersinergi dan memberikan kontribusi nyata dan solusi untuk memajukan Solo Raya dengan memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan yang diimplementasikan dengan sains terapan pada kehidupan masyarakat.
"Mudah mudahan pelantikan wakil rektor ini membawa harapan baru ke arah kemajuan pendidikan tinggi yang berimplikasi pada kemajuan daerah di berbagai sektor," jelasnya.
Terpisah Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang juga hadir mengatakan agar UMS bisa segera koordinasi dan komunikasi untuk membangun komitmen baru dan universal membangun PT yang sehat mewujudkan pendidikan tinggi berkualitas dengan mengabdikan ilmunya pada masyarakat.
"Selamat bekerja dengan ketulusan hati untuk berkarya bagi bangsa Indonesia," tandas dia.
Kelima wakil rektor UMS yang dilantik adalah Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M. Hum sebagai Wakil Rektor I ( Bidang Akademik ), Prof. Dr. Apt. Muhamad Da'i, M. Si sebagai Wakil Rektor II ( Bidang Keuangan dan Sistem Informasi).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?