SuaraSurakarta.id - Saat proses vaksinasi tim Persis Solo di Rumah Sakit (RS) Dr. Oen Kandang Sapi Solo, ada salah satu pemain yang takut untuk disuntik, yakni Muhammad Shulton Fajar.
Bahkan saat disuntik untuk vaksin Shulton Fajar harus diajak langsung dan ditemani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Gibran pun sempat bercanda setelah Shulton Fajar disuntik. Jika tangan satunya juga perlu disuntik, sontak membuat yang lain tertawa.
"Jujur saya takut disuntik," ujar M.Shulton Fajar saat ditemui usai divaksin, Jumat (28/5/2021).
Awalnya saat latihan rutin di Stadion UNS, Gibran sempat bertanya siapa pemain yang takut disuntik.
Tanpa pikir panjang, mantan gelandang Persatu Tuban yang sedari awal takut jarum suntik langsung mengangkat tangan.
"Tadi saat ditemani Pak Wali, perasaan senang tapi deg-degan juga. Karena takut juga," kata pemain asal Malang ini.
Untuk melawan rasa takut, ia tidak melihat jarum atau menghindar. Kalau lihat langsung mungkin lebih takut lagi.
"Takutnya tidak tahu kenapa, sudah dari dulu takut meski disuntik biasa tidak hanya pas vaksin ini saja. Tadi pas disuntik tidak melihat jarum tapi menoleh sambil menutup mata," ungkap pemain posisi gelandang ini.
Baca Juga: Vaksinasi Anak Usia di Bawah 12 Tahun, Perlukah?
Bahkan sebelum divaksin, malamnya tidak bisa tidur nyenyak. Sudah membayangkan kalau paginya mau disuntik dan itu kepikiran terus.
"Baru tidur tadi itu pukul 04.00 WIB. Tapi bangun pagi karena harus latihan dan vaksin," kata dia.
Dengan vaksin ini, Shulton berharap bisa mencegah virus Covid-19. Ini juga biar kompetisi Liga 2 bisa bergulir lagi secepatnya.
Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan jika vaksinasi untuk atlet memang diprioritaskan.
"Kebetulan saja pemain Persis yang paling terakhir malahan. Pemain di Piala Menpora kemarin juga divaksin," terangnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat