Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 20 Mei 2021 | 18:22 WIB
Jokowi dan Gibran saat jadi Wali Kota Solo. (Instagram/Twitter/@by4uw)

SuaraSurakarta.id - Gibran Rakabuming Raka menjadi penerus ayahnya Presiden Joko Widodo menjadi Wali Kota Solo. Bagaimana keduanya? 

Presiden Joko Widodo sebelum menjabat sebagai Presiden RI sebelumnya pernah menjadi Wali Kota Solo hampir 10 tahun, mulai 2005 hingga 2012.

Dilansir dari Solopos.com, Selama menjadi Wali Kota Solo, berbagai kebijakan diambil pria yang akrab disapaJokowi itu. Sehingga Jokowi semakin dikenal oleh masyarakat Solo.

Salah satu yang begitu melekat adalah ketika Jokowi membranding Solo menjadi kota budaya dan batik.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Hamas Kirim Surat ke Jokowi: Tolong Desak Israel

Bahkan, sejak 2008, Kota Solo selalu rutin menggelar Solo Batik Carnivalsetiap tahunnya. Selain itu, Jokowi merupakan orang pertama yang menggagas hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di sepanjang Jalan Slamet Riyadi pada hari Minggu dari pukul 06.00 - 09.00 WIB.

Sementara itu, sang putra, Gibran Rakabuming Raka baru saja menjabat Wali Kota Solo sejak akhir Februari 2021 setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kepemimpinan Gibran sebagai Wali Kota Solo mendapat sorotan dari berbagai pihak. Apalagi banyak tokoh penting hadir menemui Gibran setelah resmi menjabat sebagai kepala daerah Solo.

Beberapa di antaranya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fahri Hamzah, Muhaimin Iskandar, Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Sama-sama pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo, gaya Gibran dan Jokowi memiliki perbedaan hlo, terutama dari segi penampilannya.

Baca Juga: Gaji Panglima Militer Israel Per Bulan Lebih dari Presiden RI, Berapa?

Saat menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi lebih beberapa kali mengenakan pakaian resmi berupa setelan jas.

Load More