SuaraSurakarta.id - Rencana penghapusan degradasi di kompetisi Liga 1 2021 terus memunculkan polemik yang berimbas pada kuota promosi klub Liga 2 ditanggapi santai bos Persis Solo, Kevin Nugroho.
Komite Eksekutif (Exco PSSI) mengklaim mayoritas klub Liga 1 menginginkan hal tersebut merujuk kondisi klub yang sulit karena pandemi.
Hanya ada empat klub yang terang-terangan menolak penghapusan degradasi yakni Borneo FC, Bali United, Persib Bandung dan Persikabo 1973.
Jika regulasi Liga 1 tanpa degradasi terealisasi, jatah promosi klub Liga 2 berpeluang tinggal dua slot dari yang sebelumnya tiga slot.
Kevin Nugroho yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Persis Solo Saestu (PSS), memilih bersikap santai. Kuota promosi berkurang justru membuat timnya semakin semangat.
“Kalau dari tiga yang promosi menjadi dua, kami justru lebih terpacu, lebih semangat. Nggak masalah,” ujar Kevin saat berbincang dengan wartawan di Kafe Kayu Manis, Jl. Slamet Riyadi, Jumat (7/5/2021) sore dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com
Kevin mendorong seluruh penggawa klub menikmati proses menuju kompetisi dengan fokus pada persiapan tim sendiri.
“Mau model kompetisinya seperti apa, kami ikut regulasi saja. Siapa pun lawannya pun [di grup] enggak masalah,” ujar dia.
Meski demikian, sosok berlatar belakang pengusaha itu juga menyoroti kepastian jadwal pelaksanaan Liga 2 yang rencananya digelar 17 Juli 2021, dua pekan setelah sepak mula Liga 1. Dia berharap gelaran kompetisi tak mundur lagi karena pandemi Covid-19.
Baca Juga: PT LIB Ungkap Format Liga 2 Musim Ini, Ada Sedikit Perubahan
“Kabarnya 17 Juli mulai, mudah-mudahan terlaksana," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
Pasbata Pasang Badan: Sebut Kampanye Hemat Energi Gubernur Jateng Tak Perlu Disudutkan
-
Ekonomi Syariah Menguat, Kawasan Terpadu Mulai Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Baru