SuaraSurakarta.id - Bulan Ramadhan seharusnya menjadi waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, tujuh pasangan mesum bukan suami istri di Sukoharjo ini malah asyik indehoy.
Ketujuh pasangan ini diciduk di sejumlah tempat spa dan panti pijat dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar tim gabungan Satpol PP dan Polres Sukoharjo.
Dilansir dari Solopos.com, Kabag Ops Polres Sukoharjo, Kompol Agus Pamungkas mengatakan operasi pekat digelar dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan panti pijat dan spa masih beroperasi di saat Ramadhan.
Tim gabungan Satpol PP dan Polres Sukoharjo lantas melakukan operasi dengan mendatangi enam lokasi. Masing-masing Pijat Repleksi Sumber hidup, Ice Spa, Flo Spa & Massage, Feeling Good Spa & Shiatsu, Savage Massage & Spa, serta Mountain Spa & Massage. Panti pijat ini semuanya berada di wilayah Kecamatan Grogol.
"Kami mendatangi sejumlah tempat pijat dan spa di Kecamatan Grogol yang ternyata masih beroperasi selama bulan puasa ini," jelas Agus, Minggu (2/5/2021).
Petugas mendapati tujuh pasangan bukan suami istri berada di dalam kamar. Di antaranya satu pasangan di Panti Pijat Sumber Hidup, di Ice Spa didapati satu pasangan bukan suami istri, di Flo Spa & Massage didapati satu pasangan, di Feeling Good Spa & Shiatsu didapati satu pasangan bukan suami istri.
Pendataan dan Pembinaan
Kemudian di Savage Massage & Spa didapati dua pasangan bukan suami istri, dan di Mountain Spa & Massage didapati satu pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar.
Semua pasangan bukan suami istri tersebut kemudian dibawa ke Mapolres untuk pendataan dan pembinaan bersama tiga orang pengelola panti spa dan panti pijat. "Kami minta pengelola untuk menutup tempat usahanya selama bulan Ramadan dan terduga pasangan mesum membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," kata Agus.
Baca Juga: Konsumsi Kopi Saat Ramadhan Bisa Berpotensi Dehidrasi, Ini Penjelasannya
Agus juga mengatakan, selama bulan Ramadan ini Polres bersama jajaran Polsek mengintensifkan operasi pekat. Sasaran operasi antara lain peredaran minuman keras (miras), peredaran petasan, dan juga pasangan mesum seperti dalam operasi di Kecamatan Grogol hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin