SuaraSurakarta.id - Seorang lurah di Kota Solo di Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon berinisial S dan petugas linmas terancam dicopot dari jabatannya. Karena keduanya diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga dengan modus penarikan zakat.
Kasus tersebut muncul setelah ada laporan dari warga yang mengeluhkan adanya pungutan zakat dari petugas Linmas. Dalam surat tersebut terdapat tanda tangan lurah dan ketua LPMK.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka langsung merespon cepat terkiat adanya dugaan oknum lurah yang melakukan praktik pemungutan zakat oleh Linmas yang membawa surat bertanda tangan lurah.
"Kasus ini sudah kami tangani kemarin malam. Pertama-tama saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang kurang nyaman ini, terutama untuk warga Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Sabtu (1/5/2021).
Gibran menegaskan, jika penarikan zakat tersebut telah melanggar aturan. Dalam Surat Edaran (SE) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya pada poin 4 dijelaskan pemintaan dana dan/ atau hadiah sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) atau dengan sebutan lain oleh Pegawai Negeri/ Penyelenggara Negara, baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi negara/daerah kepada masyarakat, perusahan, dan/ pengawai negeri/ penyelenggara negara lainnya, baik secara tertulis maupun tidak tertulis, merupakan perbuatan yang dilarang dan dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi.
"Mengacu pada poin 4, ini jelas-jelas menyalahi aturan. Uang yang terkumpul dari pungutan tersebut akan segera dikembalikan ke warga yang bersangkutan," tegasnya.
Lanjut dia, untuk selanjutnya Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatuahn Daerah (BKPPD) akan melakukan pemeriksaan dan penjatuhan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010. Gibran pun menilai jika yang bersangkutan tidak pantas menjadi lurah lurah lagi.
"Pelaku akan kami tindak tegas dan saya juga akan melakukan pengecekan di kelurahan lain. Saya ucapkan terima kasih kepada warga Gajahan yangsudah melaporkan kejadian ini," ungkap dia.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani mengatakan jika kasus tersebut akan ditangani terlebih dahulu di tingkat kecamatan oleh Camat Pasar Kliwon. Nantinya akan dilakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu apakah dicopot atau tidak.
Baca Juga: Evan Dimas Merasa Terhomat Masih Dipercaya Shin Tae-yong
"Saat ini masih aktif dan bertugas sebagai lurah. Itu penanganan oleh Camat dulu, apakah nanti sampai ke inspektorat atau tidak akan kita dalami dulu," paparnya.
Untuk sanksi masih menunggu hasil pemeriksaan terlebih dahulu. Jadi tidak tergesa-gesa dalam memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.
Kalau memang dicopot sekarang bisa dilakukan tidak perlu menunggu sampai waktu enam bulan kedepan. Pihaknya tetap melalui proses yang ada.
"Pemeriksanaan akan tetap kita lakukan, sejauh mana keterlibatan. Kemudian uang yang terkumpul berapa juga kita belum tahu, pastinya uang itu nanti kita kembalikan," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Warga Solo Makin Punya Banyak Pilihan Layanan Kesehatan Berkualitas
-
Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari
-
Persiapan Haji di Daerah Lancar Meski Ada Peralihan Penyelenggaraan, Calhaj Tinggal Pemberangkatan
-
Momen SBY Melukis Sungai Bengawan Solo, Berhenti Karena Hujan Deras Turun
-
Viral Duel Parang di Pasar Klitikan Solo: 5 Fakta Mengejutkan, Korban Luka Parah di Wajah