SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka antusias dengan banjir kritikan dan keluhan di media sosial (medsos) yang ditujukan langsung kepadanya.
Bagi putra sulung Presiden Joko Widodo itu, semakin banyak kritikan dan komplain akan semakin termonitor untuk kemajuan Kota Solo. Sehingga proses penyelesaian keluhan akan lebih cepat.
"Ya kalau ada kritikan kita harus segera menanggapi dan menyelesaikan apa yang menjadi masalah. Saya malah senang warga aktif di medos," kata Gibran, Jumat (16/04/2021).
Selain itu menurutnya, bahwa kritikan yang sifatnya kebersamaan untuk membangun Kota Solo, justru menambah pengetahuan baginya.
"Keluhan sekecil apapun harus dijawab, kita harus responsif. Seperti kemarin, ada keluhan kritikan dari masyarakat mengenai prostitusi dan judi. Menaggapi itu saya langsung koordinasi dengan pak Kapolres untuk menindak lanjuti," ujar bapak dua anak tersebut.
Wali Kota Solo yang pernah mengenyam pendidikan di Singapura itu juga menceritakan bahwa lusa kemarin juga menanggapi warga di medsos mengenai jalan yang belum di aspal ataupun rusak.
"Kita langsung menindak lanjuti juga. Alamate ngendi. Kita langsung lakukan tindakan. Seperti kemarin ada warga mengeluh aspal, bagitu tahu kita langsung datang mengaspal. Sehingga masyarakat terlayani dengan segera," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Dengan kritikan di medsos tersebut justru Gibran mengaku menambah masyarakat dan aparat hingga Pemerintahan Kota Solo semakin bersinergi.
Kontributor : Budi Kusumo
Baca Juga: Gercep Keluhan di Medsos, Ternyata Ini Misi Penting Gibran
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol