SuaraSurakarta.id - Stadion Manahan yang berada di Kota Solo nampaknya akan menjadi lokasi penting dalam ajang Piala Menpora 2021. Partai semifinal leg kedua dan Partai Final turnamen pramusim itu akan digelar di Stadion tersebut berkapasitas 20.003 tempat duduk tersebut.
Namun demikian, Stadion Manahan pada fase penyisihan menjadi venue pertandingan di Grup A. Dalam fase penyisihan, ada beberapa evaluasi dari pihak penyelenggara, salah satunya terkait lampu penerangan Stadion Manahan yang terdapat beberapa titik masih gelap.
Diketahui Stadion Manahan akan menjadi venue final pada 25 April. Beberapa pembenahan pun dilakukan untuk menyempurnakan pencahayaan stadion.
Adapun jadwal semifinal Piala Menpora digelar dua leg yakni 15-16 April dan 18-19 April mendatang. Adapun laga final juga dua leg yaitu 22 dan 25 April 2020. Selain Stadion Manahan, venue lain untuk babak semifinal dan final juga akan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman.
Dilansir dari Ayosemarang.com, Ketua Penpel Lokal Piala Menpora 2021, Paulus Haryoto menjelaskan, Stadion Manahan kebagian jatah menggelar partai empat besar dan grand final.
“Kami sudah berbenah menyambut partai semifinal. Beberapa perbaikan sudah dilakukan, salah satunya lampu penerangan,”tutur Paulus Haryoto di Solo, Rabu (14/4/2021).
Paulus yang juga Ketua Askot PSSI Surakarta tersebut menjelaskan, pembenahan yang paling krusial adalah pada kualitas pencahayaan di Stadion Manahan.
Berkaca pada tiga kali pelaksanaan di fase grup, khususnya saat laga dilangsungkan malam hari. Tidak sedikit penonton yang menyaksikan tayangan di televisi meragukan kualitas lampu Manahan yang dianggap remang-remang.
Tidak sedikit penonton dari rumah yang membandingkan pencahayaan Stadion Manahan masih kalah dengan venue lainnya jika dilihat pada tayangan televisi. Paulus Haryoto pun memastikan Stadion Manahan akan berbeda nanti.
Baca Juga: Pulih dari Cedera, Igbonefo Siap Perkuat Persib di Semifinal Piala Menpora
“Ada penambahan kualitas pencahayaan Stadion Manahan. Sebelumnya daya lampu stadion ada di angka 1.200 lux, dan untuk semifinal maupun finalnya nanti dinaikkan menjadi 2.400 lux," jelasnya.
Dia berharap setelah ada penambahan penerangan sebesar 1.200 lux, persoalan pencahayaan tidak akan terjadi saat laga berlangsung malam.
“Semifinal besok kan dimulai pukul 20.30 WIB, sehingga membutuhkan penerangan yang stabil untuk siaran langsung televisi. Malam ini uji coba lampu, dan persoalan sebelumnya sudah teratas,”pungkas Paulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok
-
Panas! Keraton Solo Gelar Dua Kirab Grebeg Mulud Sekaligus, Kubu Purboyo Ungkap Dugaan Sabotase
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Duh! Gusti Moeng Diancam Disomasi 2x24 Jam dan Dituduh Curi Gamelan Sekaten
-
BRI Hadirkan Momen Haru, Yuni Lestari Bertemu Sang Ibu Setelah 10 Tahun di Taiwan