Bagian Demokrasi Pancasila
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi penyelenggaraan pilkades antarwaktu di Desa Kebak. Dia menyebutnya sebagai bagian dari demokrasi Pancasila.
"Ini bagus, contoh musyawarah mufakat. Kompetitor bapak dan anak. Demokrasi Pancasila ya ini, tidak melukai siapapun. Kalau ada yang ngotot pemungutan suara bisa melukai bapak dan anak," kata Bupati saat ditemui wartawan seusai meninjau pilkades antarwaktu.
Bupati menyampaikan proses pilkades antarwaktu ini lebih rumit ketimbang pilkades reguler. Kerumitannya, lanjut Bupati, saat penentuan pemilih dari perwakilan warga. Dia mencontohkan saat memilih pewakilan dari setiap dusun.
"Pak Suwarno, selesaikan periode ini. Selamat bertugas kembali. Dulu sudah mengamati, saiki mlebu meneh. Yang kurang-kurang manggadisempurnakan. Guyup, rukun, kompak," urai Bupati.
Pilkades antarwaktu terakhir akan dilaksanakan di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso pada Selasa (20/4/2021). Pilkades antarwaktu akan diikuti tiga orang.
Informasi yang dihimpun, mereka adalah istri mantan Kades Tlobo yang meninggal, Heri Waluyo, anak mantan kades periode sebelumnya, dan warga Tlobo yang mendapatkan ganti rugi lahan untuk pembangunan Waduk Jlantah di Kecamatan Jatiyoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik