SuaraSurakarta.id - Warga Sregen digegerkan dengan Ayam bangkok yang memiliki tanduk di kepalanya. Ayam itu dimiliki warga warga Dukuh Pengkol RT 026, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Hendry Sadewo, 37.
Dilansir dari Solopos.com, Ayam bangkok yang dipelihara sejak anakan itu tumbuh semacam tanduk di bagian kepalanya, tepatnya di atas paruhnya. Hendry sendiri menyebutnya dengan istilah cula karena seperti badak bercula.
Hendry yang juga pemilik grup campursari Jagadsworo itu sempat kaget saat melihat tumbuh tanduk di kepala ayam bangkok miliknya sejak umur 6-7 bulan. Tanduk itu semakin lama semakin mengeras seperti jalu yang biasanya tumbuh di bagian kaki ayam.
Kini, ayam Hendry itu baru berumur sekitar 1 tahun dan jalu kakinya pun baru mulai tumbuh.
“Awalnya saya diberi bibit ayam bangkok yang masih kuthuk atau anakan dari teman dekat yang tinggal di Batu Jamus. Namanya Mas Bandung. Beliau memberi lima ekor bibit ayam bangkok petarung karena bapaknya memang petarung hebat. Pemberian itu kalau tidak April 2020 ya Juni 2020, saya lupa-lupa ingat. Lima ekor itu terdiri atas dua betina dan tiga jantan,” ujarnya di Sragen, Minggu (4/4/2021).
Hendry yang juga pemilik Biro Wisata JS Tour and Travel Sragen itu menyebut dari tiga ekor ayam jantannya, hanya satu yang tumbuh tanduk atau cula di kepala.
Diberi Nama
Tiga ekor bangkok jantan itu diberi nama semua oleh Hendry, yakni jagadsworo karena sering berkokok pagi-pagi, hasanudin, dan gladiator. Dia mengungkapkan dari tiga ayam itu hanya gladiator yang muncul tanduknya. Dua ekor pejantan lainnya tidak ada.
Dia menyebut ada paman yang menawar ayam itu tetapi belum ada niat untuk dijual. Hendry sengaja enggak membuka harga karena masih saudara. Sebenarnya Hendry ingin menjualnya kalau harganya cocok tetapi kalau tidak akan dipelihara sendiri.
Baca Juga: Banyak Undangan Hajatan, Warga Karanganyar Ini Nekat Maling Gabah di Sragen
“Kata yang memberi ayam, rencana mau dibeli kalau tanduhnya tumbuh 1 cm. Tetapi saya juga masih sayang. Saya sudah pelihara sejak kecil sampai dewasa. Saya akan urus sampai jari juara dan petarung sejati,” katanya.
Meskipun kena hujan dan kepanasan, kata dia, semua ayamnya sehat. “Biasanya ayam bangkok itu kan rentan terhadap cuaca. Sekarang ayam itu, saya pelihara di rumah mertua,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jokowi Restui Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil V Jateng, Sudah Dihitung dan Kalkulasi Resikonya
-
Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten