SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyoroti keberadaan Flyover Purwosari, Solo. Karena masih ada beberapa bagian yang masih kurang dan butuh perbaikan.
Beberapa bagian yang menjadi sorotan adalah lampu penerangan, kerapian kabel listrik, trotoar, taman, maupun di arena skateboard.
"Banyak hal yang harus disempurnakan dan dimaksimalkan sebelum diserahterimakan kepada pemkot," terang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (25/3/2021).
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini meminta patung tarian Gambyong untuk lampu penerangan bisa diganti. Ini dilakukan biar lebih elegan, karena berada di tengah Kota Solo.
"Kalau untuk patungnya sudah bagus, cuma lampunya saja kurang elegan. Kalau bisa lampug diganti," sambung dia.
Ketika meninjau bersama Satker Bina Marga meninjau Flyover Purwosari, Solo, Gibran melihat jika masih ada paving yang rusak dan kabel listrik yang nglewer atau melintang. Untuk taman juga masih ada yang perlu diperbaiki, nanti akan menugaskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar segera memperbaiki.
"Memang hanya detail-detail kecil saja. Paving masih ada yang rusak dan ada kabel listrik yang nglewer, taman juga masih ada yang perlu diperbaiki," papar dia.
Keberadaan Flyover Purwosari ini, lanjut dia, berharap masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik. Terutama pedagang yang ada di bawah flyover diharapkan tambah ramai kembali setelah pembangunan selesai.
"Intinya sudah baik, ini tinggal serah terima saja sama pengelola," imbuhnya.
Baca Juga: Evan Dimas Jamin Bhayangkara Solo FC Tak Bakal Kendur Hadapi PSM Makassar
Gibran menambahkan, dengan adanya flyover ini sekarang kemacetan di Solo bisa terurai.
"Saya titip saja sebelum serah terima pemkot, kita ingin agar hal-hal yang kecil dan detail-detail bisa diperbaiki dulu," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok