SuaraSurakarta.id - Pengusaha asal Solo, Andri Cahyadi menantang Senior Advisory Board PT Sinarmas, Gandi Sulistiyanto untuk membuka rekam jejak digital berkaitan dengan tuduhan tak bisa membayar hutang alias gagal bayar.
Sebelumnya, Andri melaporkan dua orang yakni Komisaris Utama PT Sinarmas, Indra Widjaya dan Direktur Utama PT Sinarmas Securitas, Kokarjadi Chandra ke Bareskrim Mabes Polri dalam kasus dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan dokumen hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Kalau ada masalah dengan bank, mestinya ada proses seperti ada surat peringatan, lelang hingga eksekusi. Itu tidak ada sama sekali. Silahkan saja dicek rekam jejaknya," kata Andri di Solo, Sabtu (20/3/2021).
Tudingan gagal bayar itu membuat Andri meradang dan menantang balik Gandi untuk menbuktikan.
Andri menambahkan, dirinya tidak sedang menghadapi hukum seperti tuduhan yang disampaikan Gandi Sulistiyanto.
"Silahkan dibuka dan masyarakat boleh melihat rekam jejak digital yang agar publik mengetahui yang sesungguhnya," tegas dia.
Seperti diketahui, Komisaris Utama PT Sinarmas Indra Wijaya selaku serta Dirut PT Sinarmas Securitas Kokarjadi Chandra dilaporlan pengusaha asal Solo, Andri Cahyadi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Keduanya dilaporkan atas dugaan penipuan, penggelapan, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Surat Tanda Terima Laporan (STTL) telah terbit, Rabu (10/3/2021) dengan nomor surat: STTL/94/III/2021/BARESKRIM.
Akibat kasus itu, Andri mengklaim kerugian yang diderita mencapai Rp 15,3 triliun.
Baca Juga: Kuasa Hukum Sinarmas Hotman Paris Bantah Laporan Pengusaha Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Polemik Nama Raja Keraton Solo: PB XIV Purboyo Pasrah Hadapi Gugatan LDA!
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Gibran Disebut Berpotensial Jadi Capres 2029, Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Resmikan Tiga Bangunan SD Negeri Solo, Respati Ardi Dorong Pendidikan Inklusif