SuaraSurakarta.id - Kisah seorang anak muda yang masih duduk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) belakangan ini jadi sorotan publik. Ia rela membuka jasa tambal ban dengan tarif seikhlasnya lantaran ingin membantu orang-orang.
Pelajar kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo, Solo, bernama Wahyu Nugroho (20) ini menyalurkan kemampuannya memperbaiki ban untuk mencari penghasilan di tengah pandemi Covid-19.
Sekolah yang sekarang dilakukan secara daring membuatnya punya waktu untuk membuka usaha tambal ban di rumahnya di Solo.
Ia pun menerima pesanan jasanya lewat WhatsApp agar bisa mempermudah mendapat pelanggan.
Baca Juga: Siswa SMK Buka Tambal Ban Keliling, Bayar Seikhlasnya, Ini Nomor Teleponnya
"Jasa Tambal Ban Panggilan," demikian tulisan yang terpampang di rumah Wahyu Nugroho, lengkap dengan nomor WhatsApp-nya yakni 085713086260.
Kemudahan memesan jasa Wahyu membuat tambal ban panggilannya cukup diminati masyarakat Solo dan sekitarnya.
"Sehari bisa tiga kali ke Solo, biasanya Jl Slamet Riyadi. Daerah Gondangrejo malah jarang,” papar Wahyu kepada Solopos, jaringan Suara.com.
Pada biodata nomor WhatsApp-nya, Wahyu memasang tulisan rescue tambal ban. Pelajar jurusan otomotif itu mengaku tidak pernah memasang tarif jasa tambal ban panggilan untuk wilayah Solo dan sekitarnya itu.
Ia menganggap ban bocor di jalan merupakan musibah yang bisa dialami setiap orang sehingga harus ditolong. Karenanya ia memutuskan untuk tidak membuka tarif meskipun jarak yang harus ditempuh cukup jauh.
Baca Juga: Siswa SMK dan Warga Pulau Dilatih Keterampilan Mengubah Air Asin Jadi Tawar
“Saya ingin menolong saja, pahala pasti akan mengalir. Selama ini saya juga tidak pernah rugi. Pernah juga ada yang tidak membawa uang sama sekali, ya tidak apa-apa,” papar Wahyu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Program Tambal Ban Gratis Pemkot Solo, Nyata atau Palsu?
-
Momen Makan Bergizi Gratis Dinikmati Siswa SMK di Papua, Netizen Merasa Haru: Ini Baru Menghargai Pemberian
-
Dicopot! Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar Dimutasi Usai Kasus Penembakan Gamma
-
Waktu 21 Hari Bagi Aipda Robig Usai Dipecat, Untuk...
-
Kasus Penembakan Siswa SMK Semarang Tak Terdengar Lagi, Pandji Pragiwaksono Minta Kejelasan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total