SuaraSurakarta.id - Alfian Fahrul Nabilia (18) warga Gantiwarno, Kabupaten Klaten, mengalami nasib miris usai kedua tangannya diamputasi akibat kecelakaan kerja saat praktik kerja lapangan (PKL).
Kejadian itu berlangsung 9 Maret tahun lalu. Alfian yang merupakan pelajar jurusan Teknik Komputer Karingan (TKJ) SMK di Klaten saat itu sedang PKL di salah satu perusahaan.
Alfian bersama enam temannya mempraktikkan ilmu dengan memasang Wifi di wilayah Kecamatan Wedi. Nahas, saat memasang Wifi itu, pipa besi yang ia bawa ambruk menimpa kabel listrik PLN hingga membuat Alfian tersengat.
Singkat cerita, kondisi luka paling parah berada pada kedua lengannya membuat kedua tangan Alfian harus diamputasi. Kini, putra dari Wagimin (55) dan Tri Ismani (45) itu harus melakukan aktivitasnya sebagai anak muda yang masih berusia produktif hanya menggunakan kedua kakinya.
Hal itu diungkapkan oleh kakak perempuan Alfian, Fathiya Tsabitha. Fathiya menjelaskan, bahwa kondisi Alfian sekarang sangat keterbatasan.
Untuk makan saja ia harus di suapin oleh orang tuanya. Tak hanya itu, mandi dan aktivitas lainnya ia harus dibantu orang lain disekitarnya.
Alfian yang tinggal di rumah orang tuanya di RT 02 ,RW 02, Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Klaten , kini harus rela belajar beraktivitas menggunakan kedua kakinya sebagai pengganti kedua tangannya.
"Saya kalau melihatnya kasihan mas, masih usia muda sekarang harus keterbatasan melakukan aktifitasnya," ungkap Fathiya saat berbincang dengan SuaraSurakarta.id melalui sambungan telepon.
Menurut Fathiya, saat ini Afian membutuhkan tangan palsu atau tangan robotik, yang menurutnya harganya kisaran Rp 400 juta.
Baca Juga: Astaga! Tangan Bocah Yatim Asal Sragen Korban Malpraktik Diamputasi
"Sering kali Alfian bilang curhat ke keluarga, ia ingin membeli tangan robotik, agar sedikit membantu aktivitasnya saat ini. Mengingat masih banyak yang harus Alfian lakukan sebagai anak muda,", terang Fathiya.
Saat ini, Alfian baru belajar mengoperasikan Whatsapp menggunakan jari kakinya. "Sedikit ia belajar, meski memang harus beradaptasi. Namun itu harus dilakukan Alfian,", tambah dia.
Saat ini Fathiya bersama sanak saudara Alfian, sedang melakukan penggalangan dana untuk membantu membeli tangan robotik Alfian. Fathiya dan teman temannya, saat sekarang sudah mengumpul dana Rp 132 juta dari hasil donatur yang ia lakukan.
"Kami sekarang melakukan penggalangan dana untuk membeli tangan robotik Alfian," pungkasnya.
Kontributor: Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026
-
Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura
-
Digunakan Ratusan Ribu Konsumen, Pherini Body Lotion Tuai Banyak Review Positif
-
Kubu PB XIV Purboyo Gelar Tingalan Dalem Jumenengan di Kediaman Raja Sasana Narendra
-
Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta