SuaraSurakarta.id - Mantan Presiden RI sekaligus pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengungkapkan keluh kesah alias curhat.
Kali ini, SBY merasa difitnah ikut mendanai Aksi 212 pada 2016 silam. Tak tanggung-tanggung, dia mengaku difitnah jenderal bintang empat soal isu tersebut.
Dilansir Hops.id--jaringan Suara.com, curhatan itu disampaikan SBY dalam video pengarahan ke kader Partai Demokrat yang diunggah Rabu (24/2/2021).
Dia mengungkapkan, menurut informasi yang diterima kala itu, Presiden Jokowi dapat informasi dari jenderal bintang empat.
Sang jenderal menuding bahwa dialah yang mendanai Aksi 212 yang diikuti jutaan orang.
“Informasi itu disampaikan kepada saya oleh seorang petinggi “berbintang empat”, dan konon yang melaporkan kepada Presiden Jokowi adalah petinggi “bintang empat” yang lain,” kata SBY dalam video yang diunggah.
Geram atas fitnah itu, sosok asal Pacitan, Jawa Timur tersebut langsung mengonfirmasi kepada Jusuf Kalla dan Wiranto.
Kedua pejabat itu membenarkan ada informasi dari oknum jenderal bintang empat soal manuver SBY dalam aksi 212.
SBY pun berank bersumpah tidak melakukan apa yang dituduhkan tersebut.
Baca Juga: dr Tirta Komentari Kerumunan Jokowi, Tengku Zul: Mikir Sederhana Saja Sulit
Dirinya bahkan siap bertemu secara publik dengan jenderal bintang empat yang membisiki Presiden Jokowi soal mendalangi Aksi 212.
“Para kader, semuanya itu fitnah yang kejam, keterlaluan dan 100 persen tidak benar. Saya bersedia bersumpah di hadapan Allah SWT,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada