SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan jika konflik yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta merupakan masalah internal.
Untuk itu, dirinya berpesan kepada penerusnya yakni Gibran Rakabuming Raka maupun Teguh Prakosa tak ikut campur dalam masalah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Wali Koto Solo , menjelang akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota, di Kantor Wali Kota Solo, Komplek Balai Kota Surakarta.
"Ribut itu kan ribut keluarga sendiri. Itu jangan dibebankan Pemerintah Daerah, itu rampungi sendiri," kata Rudy, Rabu (17/2/2021).
Wali kota yang akrab disapa Rudy itu juga beranggapan, bahwa konflik Keraton Surakarta tersebut adalah urusan internal keluarga dan sudah menjadi bagian urusan pusat, dalam hal ini Pemerintah Pusat.
Selain itu Rudy juga menambahkan bahwa Keraton Surakarta juga sendiri sudah di tangani langsung Presiden Joko Widodo.
"Itu tinggal Presiden nya bilang, bahwa Rajanya ini, selesai, ini NKRI kok," tegas Rudy.
Seperti diketahui, bahwa beberapa hari yang lalu, kembali terjadi konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta.
Terdapat dua putri keraton yang berada di Keputren komplek keraton diduga "dikunci" tiga hari dua malam dari luar, oleh orang tak dikenal.
Baca Juga: Jabatan Wali Kota Solo Segera Berakhir, Spanduk FX Hadi Rudyatmo Bertebaran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali