SuaraSurakarta.id - Bencana banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi melanda di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal itu tentu saja memantik keprihatinan sejumlah pihak.
Termasuk salah satu pendukung Persis Solo Garis Keras yang turut bersimpati dengan menggalang dana untuk membantu korban bencana itu.
Kegiatan sosial bertajuk 'Aksi Galang Donasi Bencana Nasional' tersebut dilaksanakan beberapa hari terakhir dan telah diserahkan kepada Syam Organizer untuk selanjutnya akan disalurkan ke daerah bencana di Indonesia.
Tokoh senior Pendukung Persis Solo Garis Keras, Ian Jhon mengatakan, donasi terkumpul berjumlah Rp21.387.400 serta 3 pick up logistik dan diserahkan ke Syam Organizer pada Kamis (28/1/2021) lalu.
Dia menjelaskan, bentuk donasi yang dikumpulkan dan diterima dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari uang, pakaian pantas pakai, hingga bahan-bahan kebutuhan pokok.
Dia berharap aksi sosial tersebut bisa menjadi inspirasi suporter di daerah lainnya, bahwa tidak hanya mendukung sepak bola saja, melainkan terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan sosial gotong royong.
"Kegiatan sosial ini salah satu wujud nyata cinta kami di sepak bola. Saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman yang berpartisipasi serta memberikan sedikit rezekinya untuk saudara-saudara kita yang dilanda bencana," jelas Ian pada Minggu (31/1/2021).
Ian menambahkan, bantuan tersebut diserahkan ke Syam Organizer sebagai lembaga yang dipercaya Garis Keras Persis untuk menyalurkan semua donasi ke daerah yang terdampak bencana alam di Indonesia.
Ketua Syam Organizer, Darmawan, menyampaikan donasi tersebut akan disalurkan di titik-titik bencana yang ada di Indonesia, sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Penyebab Pesawat Batik Air Rute Jakarta-Semarang Mendarat di Bandara Solo
"Kami ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan Garis Keras yang mempercayai Syam Organizer mengelola donasi ini. Kami tak menyangka ada organisasi suporter yang tersentuh hatinya dan bersemangat untuk berdonasi," terang Darmawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
Ikhyar Velayati: MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja