- Aktivis Ikhyar Velayati menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu meningkatkan ekonomi nasional dan menyerap jutaan tenaga kerja.
- Program MBG memberikan nutrisi kepada 73,9 juta anak serta melibatkan ratusan ribu mitra dan suplier di seluruh Indonesia.
- Ikhyar mengajak mahasiswa mengawal program pemerintah ini di Medan agar berjalan tepat sasaran dan terhindar dari praktik korupsi.
SuaraSurakarta.id - Aktivis 98 Ikhyar Velayati menilai program MBG mampu meningkatkan ekonomi nasional serta menyerap jutaan tenaga kerja.
Hal ini di katakan Ikhyar kepada awak media, Selasa (23/6/2026) di Medan.
"Program MBG ini punya dampak yang luar biasa secara ekonomi maupun dari aspek penyerapan tenaga kerja, program ini menghidupi 29.567 mitra, menggandeng 443.505 suplier, menyerap 1.478.360 tenaga kerja dan memberi makan gizi gratis 73.917.500 anak sekolah dan santri di seluruh indonesia," kata dia.
"Bisa di bayangkan jika program ini berhenti, siapa yang di rugikan dan siapa yang di untungkan, di mana hati nurani kita," tambahnya.
Ikhyar mengajak semua elemen masyarakat, khususnya mahasiswa untuk mengawal program ini agar tidak di korupsi oleh kaum serakahnomic
"Menurut saya sudah seharusnya sekarang seluruh elemen masyarakat, khusus nya mahasiswa mensukseskan program ini serta mengawal praktek praktek korupsi dalam program ini sehingga benar benar tepat sasaran," jelas dia.
Menurutnya, jarang terjadi dalam momentum sejarah, program yang di jalankan oleh rezim berkuasa berpihak dengan rakyat kecil dan tidak tunduk terhadap tekanan modal internasional serta oligarki dalam negeri.
"Gerakan mahasiswa maupun gerakan Rakyat saat ini sedang di uji, ikut rezim menuntaskan agenda Reformasi atau kontra Reformasi dengan ikut menggagalkan program kerakyatan pemerintahan Prabowo Subianto," paparnya.
Baca Juga: Professional Nahdliyin Apresiasi dan Dukung Arahan Prabowo Soal Ekonomi Patriotik
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo