SuaraSurakarta.id - Hujan deras serta angin kencang yang melanda Dukuh Kelor RT 001/RW 008 Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo membuat satu rumah ambruk, Selasa (26/1/2021).
Rumah itu diketahui milik janda tua bernama Ngatinem (78). Beruntung nenek tua yang tinggal seorang diri itu selamat dari kejadian maut tersebut.
Ditemui Solopos.com--jaringan Suara.com, Rabu (27/1/2021), Ngatinem menceritakan detik-detik bangunan rumahnya ambruk sekitar pukul 15.00 WIB.
"Saat itu saya sedang duduk di teras dan mendegar suara dentuman keras dari belakang rumah. Saya lihar dapurnya sudah ambruk," ungkapnya.
Mengetahui kejadian itu beberapa tetangga rumahnya berdatangan dan memberikan pertolongan. Mengetahui kondisi bangunan rumahnya rawan ambruk, para tetangga menyarankan agar Ngatinem tidak menempati bangunan yang tersisa.
Ngatinem lantas ditampung sementara waktu di rumah salah satu tetangganya.
"Nggih kayune sampun keropos dados rawan ambruk [kayunya sudah keropos sehingga rawan ambruk]," katanya.
Ngatinem berharap rumahnya bisa diperbaiki dan ditempati kembali. Untuk sementara ini dirinya tinggal di rumah tetangga.
Selama ini Ngatinem tinggal seorang diri menempati bangunan rumah milik anaknya yang kini tengah merantau di Jakarta. Sedangkan anak yang lainnya tinggal tak jauh dari rumah Ngatinem.
Baca Juga: Pupuk Bersubsidi di Sukoharjo Langka, Hasil Panen Dipastikan Tak Maksimal
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto menerima laporan rumah ambruk di Desa Gentan dan langsung ke lokasi kejadian.
Sementara warga bersama aparat desa setempat melakukan kerja bakti pembersihan bangunan rumah. Warga dan aparat desa akan bergotong-royong membangun rumah bagi Ngatinem.
"Jadi sebenarnya yang ambruk bagian dapurnya. Tapi karena bangunan lainnya juga rawan ambruk maka dirobohkan semuanya," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026