SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polres Karanganyar menangkap dua pemasok pupuk Urea tanpa izin. Kedua pelaku yakni berinisial MY (39) warga Popongan, Karanganyar dan KY (43) warga Wonogiri.
Dari tangan keduanya, polisi turut menyita 11 sak pupuk Urea yang total beratnya 600 kilogram. Pelaku dan barak bukti ditunjukkan Kasar Reskrim, AKP Tegar Satria Wicaksono di Mapolres Karanganyar, Selasa (26/01/2021).
"Jadi yang bersangkutan menjual pupuk bersubdi tanpa melalui ijin dari distributor, dan tidak memiliki ijin pendistribusi pupuk berrsubsiadi " kata Tegar mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla.
Tegar memaparkan, dari keterangan awal pelaku mengaku baru sekitar dua bulan dan terungkap setelah informasi dari pihak dinas Pertanian Karanganyar.
"Setelah mendapatkan informasi itu, kita lakukan rangkian penyidikan dan pelaku kita tangkap kemarin," jelasnya.
Barang bukti disita dari salah satu toko penyedia pupuk di Desa Popongan diantaranya juga uang hasil penjualan Rp 186 ribu dua sak pupuk phonska serta kwitansi.
Dalam pemeriksaan MY pemilik toko tadi, kalau membeli pupuk subsidi dari Sukoharjo dengan mengecer sesuai pesanan. Sedangkan KY temannya memasok pupuk untuk dijual kembali kepada dirinya.
"Kalau dapat pesenan lewat telpon. Saya gak jual umum. Saya kirim hanya dua sampai tiga sak. Dan saya sisipkan ke pembeli jika membeli pupuk bukan subsidi. Untungnya cuma sedikit 15 ribu ," ungkap MY.
Dua pelaku ini dijerat tindak pidana ekonomi sesuai peraturan Menteri Perdagangan Nomer 15/M-DAG/PER/4/2013. Aturan tentang pengadaan dan penyalurab pupuk bersubsidi. Sekaligus peraturan presiden dan Undang Undang Darurat Nomer 7 Tahun 1955 tentang pengusutan tindak pidana ekonomi.
Baca Juga: Astaga! Viral Isi Truk Bermuatan Minuman Terguling di Gunung Lawu Dijarah
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?