SuaraSurakarta.id - Aktor intelektual kasus penggerudukan kantor sebuah BPR di Tipes, Serengan, Solo yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bertambah.
Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Purbo Adjar Waskito menyebut penambahan itu berdasarkan hasil pengembangan terbaru dari para tersangka.
Purbo mengungkapkan, dalam identifikasi perkara itu menyebut ada penggerak serta aktor intelektual. Saat ini, polisi masih mengejar keberadaan ke empat pelaku itu.
"Benar, ada tambahan pelaku yang juga penggerak aksi itu. Kami masih dalam pengejaran," kata Purbo mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Selasa (19/1/2021).
Disinggung mengenai informasi jika salah satu DPO merupakan sosok berprofesi sebagai pengacara, Purbo tak menampik maupun membenarkan.
"Tidak peduli apapun latar belakang pekerjaan. Kami bekerja sesuai hukum yang berlaku dan berdasarkan dari hasil penyelidikan," paparnya.
Purbo memaparkan, saat ini berkas 37 tersangka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta. Selanjutnya tinggal menunggu arahan dari Kejari , untuk kemudian berkas dan barang bukti untuk diserahkan.
"Saat ini berkas perkara sudah kita serahkan ke Kejari dan menunggu P21 atau dinyatakan lengkap. Kondisi semua pelaku saat ini dalam kondisi sehat, sementara dalam pengembangan tim reskrim masih ada empat pelaku yang kini masih kita cari salah satunya aktor intelektual", tegas mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri tersebut.
Dalam kasus itu, puluhan orang menggeruduk dan mengintimidasi sebuah kantor BPR. Polisi lantas menangkap kelompok tersebut.
Baca Juga: Gerombolan Preman Geruduk Kantor Bank, Kapolresta Surakarta Turun Tangan
Para tersangka itu bakal dijerat dengan Pasal 335 KUHP dengan ancaman 1 tahun penjara.
Kontributor: Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Omzet Pedagang Jeruk di Solo Naik Signifikan Berkat Program MBG
-
Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan
-
AHY dan Puan Dituding Jadi Koordinator Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Mau Berspekulasi!
-
Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita di Karanganyar Lebih Mudah Salurkan Panen Sayuran
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam