SuaraSurakarta.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr. Hargiyanto, menyebut sebanyak 1.779 buah bakal dikirim ke Bumi Sukowati.
Saat ini vaksin sedang dalam proses distribusi dari pemerintah Provinsi ke kabupaten.
Hargiyanto memaparkan, prioritas pertama yang mendapatkan vaksin yakni tenaga Kesehatan (nakes) dengan data 5.996 nakes yang akan divaksin di Kabupaten Sragen.
"Vaksinya dalam proses perjalanan ke Sragen. Nanti pelaksanaan rencana 14 Januari dilakukan serentak," kata Hargiyanto kepada awak media, Selasa (5/1/2021).
Pelaksanaan akan dilangkungkan di 25 puskesmas yang ada di Sragen. Pihaknya menyampaikan untuk prioritas yang lain masih menunggu.
"Satu orang divaksin dua kali suntikan, jadi nakes saja butuh 11.992 vaksin. Waktu perantara suntikan pertama dan kedua menunggu 2 minggu," ujar dia.
Hargiyanto menegaskan, jika sudah sampai Sragen, lantas vaksin tersebut akan disimpan sementara di gudang farmasi.
"Namun tidak lama-lama, vaksin itu segera di distribusi puskesmas," terangnya.
Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) DKK Sragen dr. Y. Agus Sudarmanto menegaskan untuk mereka yudah divaksin tetap menjalani protokol kesehatan (Prokes).
Baca Juga: Siap-siap Warga Jakarta Bakal Divaksin Covid-19 Pertengahan Januari
Semisal memakai masker dan mencuci tangan, menjaga jarak, hingga menghindari kerumunanan.
"Setelah divaksin Prokes tetap dijalankan. Prokes ini namanya kan perlindungan diri. Kehati-hatian, melindungi diri dan orang lain, jika sama-sama pakai masker maka saling menjaga," tegas Agus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo