SuaraSurakarta.id - Kecelakaan maut antara kereta api dan Mobil Patroli di Kabupaten Sragen bikin sejumlah Kereta Api (KA) mengalami keterlambatan. Kecelakaan KA Brantas dengan mobil polisi terjadi pada Senin (14/12/2020) dini hari.
Manajer Humas PT KAI Daop VI Supriyanto mengatakan beberapa kereta api yang terganggu salah satunya KA Joglosemarkerto yang mengalami keterlambatan hingga 192 menit dan terpaksa terhenti di Stasiun Sumberlawang pada pukul 03.00 WIB.
"Selain itu ada KA Majapahit yang berhenti di Stasiun Kalioso, masuk stasiun pada pukul 03.16 WIB dan kembali melakukan perjalanan pada pukul 04.45 WIB," katanya dilansir dari ANTARA di Solo, Senin (14/12/2020).
Sementara itu, mengenai kecelakaan di perlintasan sebidang KA, dikatakannya, terjadi antara KA Brantas relasi Pasarsenen-Blitar dengan kendaraan roda empat yang merupakan mobil patroli polisi mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Ia mengatakan KA menabrak mobil di jaringan perlintasan langsung (JPL) 159 dalam kondisi tidak terjaga.
Kejadian tersebut terjadi pada pukul 22.45 WIB di petak jalan antara Stasiun Salem-Kalioso. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari masinis KA Brantas, pada pukul 22.46 WIB KA Brantas berhenti dan memeriksa kondisi serta melaporkan kejadian.
"Selanjutnya, pada pukul 02.23 WIB lokomotif dinas penolong menarik rangkaian KA menuju Stasiun Kalioso dan dilanjutkan proses evakuasi mobil. Selanjutnya KA berangkat kembali dari Stasiun Kalioso menuju Stasiun Solo Jebres dan mengalami keterlambatan 279 menit," katanya.
Mengenai kejadian tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di perlintasan sebidang KA, baik dijaga maupun tidak terjaga.
"Berhenti sejenak dan pastikan tidak ada KA yang akan melintas," katanya.
Baca Juga: Brakk! Mobil Polisi Ditabrak Kereta Api di Sragen, 2 Tewas dan Satu Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Omzet Pedagang Jeruk di Solo Naik Signifikan Berkat Program MBG
-
Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan
-
AHY dan Puan Dituding Jadi Koordinator Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Mau Berspekulasi!
-
Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita di Karanganyar Lebih Mudah Salurkan Panen Sayuran
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam