- Persis Solo kalah 1-2 dari Persiba Balikpapan di Stadion Manahan pada tanggal 7 November 2026.
- Tim tuan rumah harus bermain dengan sembilan orang setelah Hasim Kipow dan Feby Eka mendapat kartu merah.
- Pelatih Persis menyampaikan kekecewaan mendalam karena wasit menolak menggunakan teknologi VAR untuk meninjau beberapa insiden pertandingan.
SuaraSurakarta.id - Persis Solo kembali gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Liga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/11/2026), Laskar Sambernyawa harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Kekalahan tersebut terasa semakin pahit karena terjadi bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-103 Persis Solo.
Selain gagal mengamankan poin penuh, Persis juga harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah dua pemainnya, Hasim Kipow dan Feby Eka, menerima kartu merah masing-masing pada menit ke-57 dan ke-65.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, karteker pelatih Persis Solo, Dedy Gusmawan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim sekaligus sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan Persis.
Baca Juga:Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC
“Atas nama tim pelatih, pertama kami menyampaikan permintaan maaf kepada suporter dan masyarakat Kota Solo karena belum mampu memenuhi target kemenangan bagi Persis,” ujar Dedy.
Ia juga menyoroti penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang menurutnya tidak dimanfaatkan meskipun tim Persis telah meminta wasit melakukan peninjauan ulang terhadap sejumlah insiden.
“Yang lebih mengecewakan lagi, wasit bahkan VAR yang selama ini menjadi pembantunya untuk mengambil keputusan juga tidak dilakukan. Padahal, kami sudah meminta agar ada review VAR, tetapi tidak digubris. Itu yang membuat saya semakin kecewa,” katanya.
Kekecewaan serupa disampaikan perwakilan pemain Persis Solo, Asep Berlian. Ia menilai para pemain telah berusaha maksimal untuk meraih kemenangan, tetapi situasi pertandingan, terutama dua kartu merah, membuat target tersebut sulit diwujudkan.
“Dari pemain, kami juga kecewa Persis gagal meraih kemenangan. Padahal, seluruh pemain sudah berupaya tampil terbaik. Hal itu terbukti dari penguasaan bola pada babak pertama yang mencapai 60 berbanding 40. Namun, drama dua kartu merah bagi pemain Persis membuat target kemenangan gagal tercapai,” ungkap Asep.
Baca Juga:Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Hamim Thohari tersebut, Persiba Balikpapan lebih dahulu membuka keunggulan melalui gol Ardi Ardiana pada menit ke-33.
Memasuki babak kedua, Persis harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Situasi tersebut dimanfaatkan Persiba untuk menggandakan keunggulan melalui Evan Anwar pada menit ke-66.
Persis Solo baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74 melalui eksekusi penalti Doumbia. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Persis gagal mencetak gol tambahan sehingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persiba Balikpapan.
Hasil tersebut membuat Persiba Balikpapan naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di posisi kedelapan dengan raihan tujuh poin.