- DPC Partai Gerindra Kota Solo akan memanggil Wali Kota Respati Ardi untuk mengklarifikasi pemasangan baliho ulang tahun Jokowi.
- Peringatan diberikan karena Respati menggunakan media reklame milik Pemerintah Kota Solo yang memicu polemik penggunaan fasilitas negara.
- Wali Kota Respati Ardi menyatakan siap menerima sanksi serta mengikuti mekanisme klarifikasi yang ditetapkan oleh Partai Gerindra.
Respati juga mempersilakan jika pemasangan baliho tersebut diperiksa, termasuk terkait sumber anggaran yang digunakan. "Ya sudah, periksa saja, silakan. Kan ada mekanisme pemeriksaannya juga," katanya.
Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai asal anggaran pemasangan baliho, Respati enggan menjelaskan secara gamblang. Ia hanya memberikan isyarat menunjuk kantong celananya sambil tersenyum.
"(Anggarannya dari mana?) Dari sini," ucapnya sembari tertawa.
Menanggapi isu hubungannya dengan Partai Gerindra yang disebut memanas, Respati mengaku terkejut dan membantah adanya persoalan serius. "Lho, lho, lho. Apa iya? Saya siap salah, siap tegak lurus," katanya.
Baca Juga:Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
Terkait rencana pemanggilan oleh DPC Gerindra Solo, Respati menegaskan siap memenuhi mekanisme partai. "Ya kami sudah mengakui kesalahan. Siap salah," tandasnya.