Keraton Solo Kembali Memanas, Aksi Penggembokan Pintu Masuk Kembali Terjadi

Konflik internal Keraton Surakarta memanas akibat penggembokan Pintu Magangan oleh LDA. GKR Timoer keluhkan akses terhambat

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 29 April 2026 | 19:09 WIB
Keraton Solo Kembali Memanas, Aksi Penggembokan Pintu Masuk Kembali Terjadi
Tangkapan layar Kondisi Pintu Magangan Keraton Surakarta yang digembok. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Lembaga Dewan Adat menggembok Pintu Bangsal Magangan di Keraton Surakarta hingga menghambat akses keluar masuk keluarga PB XIII.
  • Putri PB XIII, GKR Timoer, mengeluhkan penggembokan berulang yang mempersulit aktivitas sehari-hari di area keraton sejak akhir April 2026.
  • Ketua Eksekutif LDA membantah adanya tindakan sepihak dan menyatakan bahwa penutupan pintu dilakukan sesuai standar operasional prosedur keraton.

"Podo-podo gitu loh, win-win solution. Kamu bisa menggunakan, kami bisa menggunakan," papar dia.

Sementara itu Ketua Eksekutif LDA Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi membantah adanya penggembokan sepihak. 

Eddy menyebut sistem buka-tutup pintu dilakukan oleh petugas jaga sebagai bagian dari tata kelola keraton. 

"Tidak penggembokan sepihak," ujarnya.

Baca Juga:Viral PB XIV Purboyo Pakai Jarik Motif Parang Terbalik di Acara Halabihalal

Eddy menegaskan bahwa kawasan keraton memiliki aturan tersendiri dan tidak bisa diperlakukan layaknya properti pribadi. Akses tetap diberikan apabila melalui prosedur dengan meminta petugas yang berjaga.

"Pergantian gembok itu sudah 4 hari lalu. Itu kan pintu belakang, siapa yang boleh keluar masuk atau kapan harus ditutup total itu ada aturannya. Misalnya jam 1 malam sudah ditutup penuh dan dibuka jam 5 pagi," jelas dia.

"Kalau kaitannya sama pergantian gembok ini, sejauh mengikuti aturan tidak ada masalah karena SOP penjagaan ada aturannya. Kalau orang keraton mestinya sudah tahu kapan pintu itu ditutup 24 jam," sambungnya.

Eddy menambahkan belum ada pertemuan resmi yang mempertemukan kedua pihak untuk mencari titik temu mengenai masalah ini. 

Perbedaan pandangan ini mempertegas tentang belum adanya kesepahaman antar pihak di internal keraton, khususnya terkait pengelolaan ruang dan otoritas akses ke dalam istana Keraton Solo itu. 

Baca Juga:Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi

Kontributor : Ari Welianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak