- Persis Solo memiliki utang sewa Stadion Manahan kepada Pemkot Solo sebesar Rp1,5 miliar selama tahun 2024 hingga 2025.
- Komisi II DPRD Solo mendesak Dispora segera menagih utang tersebut yang saat ini baru dicicil sebesar Rp40 juta.
- Dispora menyebut kondisi keuangan Persis Solo sedang menurun akibat berkurangnya jumlah penonton selama periode sewa stadion tersebut.
SuaraSurakarta.id - Tim Persis Solo diketahui mempunyai hutang kepada Pemkot Solo sebesar Rp 1,5 Miliar. Hutang tersebut berasal dari biaya sewa Stadion Manahan Solo untuk pertandingan Persis Solo.
Adanya hutang tersebut muncul dari rapat Komisi II DPRD Solo dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo. Hutang tersebut dari tahun 2024-2025.
"Iya ada hutang sekitar Rp 1,5 miliar atau Rp 2 miliar saya agak lupa. Baru dicicil Rp 40 juta," terang Ketua Komisi II DPRD Solo, Agung Harsakti Pancasila saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Agus mengatakan komisi 2 itu tupoksinya mengenai pendapatan daerah, lalu mengundang dinas penghasil. Dari rapat itu kemudian muncul adanya hutang tersebut.
Baca Juga:Respati Ardi Pastikan Tak Ada Gelombang Pemberhentian PPPK Karena Anggaran Pemkot Solo
"Kita baru tahu setelah rapat kerja dengan Dispora, ternyata ada tanggungan hutang. Untuk lebih lanjutnya kita perlu rapat lanjutan. Hutangnya itu dari tahun 2024-2025, itu hutang sewa stadion," katanya.
![Persis Solo hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) malam. [Dok Persis Solo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/22/94079-persis-solo.jpg)
Agung menegaskan sudah meminta kepada Dispora untuk menagih hutang tersebut. Karena besaran uang itu bisa dipakai untuk keperluan yang lain.
"Kami sekedar mengingatkan agar kepala dinas untuk segera menagih. Monggo kepala dinasnya itu mau pakai cara apa yang penting ada uang masuk," ungkap dia.
Dari penjelasan Dispora saat rapat kemarin itu, sudah ikhtiar menagih. Cuma mungkin adanya penurunan jumlah penonton, mungkin keuangan Persis Solo lagi tidak baik-baik saja.
"Dari dinas sudah ikhtiar untuk menagih, untuk bersurat secara persuasif, sudah. Kepada dinas menyampaikan adanya penurunan jumlah penonton, mungkin keuangan Persis Solo lagi nggak baik-baik saja," jelasnya.
Baca Juga:Ikuti Arahan Gubernur, Respati Ardi Bakal Terapkan Bike To Work ke ASN
"Kita nggak tahu juga. Kemarin juga teman-teman komisi termasuk saya baru tahu ada hutang sebegitu besar pada rapat komisi kemarin," lanjut dia.
Sementara itu Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan belum mengetahui adanya informasi tersebut.
"Apa iya. Nanti tak cek dulu, tak delok sik ya. Dicek sik," jelasnya.
Terpisah Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan belum mau berkomentar mengenai masalah tersebut.
"Saya nggak berkomentar lah soal itu," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto