- Artikel membahas soal IPA Kelas 9 Kurikulum Merdeka mengenai persilangan monohibrid dan dihibrid berdasarkan prinsip genetika Mendel.
- Gregor Mendel menggunakan kacang ercis karena siklus hidupnya pendek serta variasi sifat yang jelas teramati dalam penelitiannya.
- Persilangan monohibrid melibatkan satu sifat, sedangkan dihibrid melibatkan dua sifat berbeda yang diwariskan secara bersamaan.
Persilangan Dihibrid: Persilangan dihibrid melibatkan dua individu yang berbeda dalam dua sifat atau dua gen yang terletak pada kromosom yang berbeda. Sebagai contoh, persilangan yang melibatkan dua sifat pada kacang ercis, yaitu warna biji dan bentuk biji, seperti antara kacang ercis dengan biji bulat dan kacang ercis dengan biji keriput. Pada persilangan dihibrid, dua sifat diamati pada saat yang sama.
3. Seorang pasangan suami istri memiliki rambut keriting heterozigot. Karakter rambut lurus bersifat resesif. Berapakah persentase kemungkinan mereka memiliki anak dengan rambut lurus?
Jawaban:
Untuk menghitung kemungkinan pasangan suami istri ini memiliki anak dengan rambut lurus, kita harus memahami prinsip pewarisan sifat resesif. Dalam hal ini, karakter rambut lurus adalah resesif (aa), sementara rambut keriting adalah sifat dominan dan pasangan suami istri ini memiliki genotipe heterozigot (Aa) untuk rambut keriting.
Baca Juga:Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Halaman 185190 Bab 6 Kurikulum Merdeka
Jika kedua orang tua memiliki genotipe heterozigot (Aa), maka saat mereka memiliki anak, ada kemungkinan kombinasi alel berikut:
25% anak akan memiliki genotipe AA (rambut keriting dominan),
50% anak akan memiliki genotipe Aa (rambut keriting heterozigot),
25% anak akan memiliki genotipe aa (rambut lurus).
Oleh karena itu, kemungkinan anak mereka memiliki rambut lurus adalah 25%.
4. Sepasang suami istri berkulit normal terkejut ketika mendapatkan anak yang albino. Apakah ini mungkin terjadi?
Jawaban:
Albino adalah kelainan genetik resesif yang menyebabkan kekurangan pigmen melanin pada kulit, rambut, dan mata. Untuk mendapatkan anak albino, kedua orang tua harus membawa alel resesif tersebut, meskipun keduanya memiliki kulit normal (genotipe Aa).
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka: Menggali Makna Teks
Jika kedua orang tua memiliki genotipe heterozigot (Aa) untuk sifat kulit normal, maka persilangan mereka akan menghasilkan kemungkinan berikut:
25% anak dengan genotipe AA (kulit normal),
50% anak dengan genotipe Aa (kulit normal),
25% anak dengan genotipe aa (albino).
Diagram persilangan:
P1: Normal (Aa) x Normal (Aa)
F1: 25% kemungkinan anak albino (aa) dan 75% kemungkinan anak normal (AA atau Aa).
Dengan demikian, kemungkinan terjadinya anak albino adalah 25%, yang berarti cukup mungkin jika kedua orang tua membawa alel resesif tersebut.
Melalui soal-soal yang diberikan di buku pelajaran IPA SMP/MTS Kelas 9 halaman 150 Kurikulum Merdeka, siswa diajak untuk menguasai dasar-dasar teori pewarisan sifat yang dikembangkan oleh Gregor Mendel.
Dengan memahami konsep persilangan monohibrid dan dihibrid, siswa dapat lebih mudah memahami cara sifat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.