- Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengundang raja kembar Keraton Surakarta, PB Hangabehi dan PB Purboyo, bertemu di Jakarta Sabtu (13/12/2025).
- PB Hangabehi menyatakan kesiapan hadir untuk membahas pelestarian cagar budaya dan masalah mendesak keraton lainnya.
- PB Purboyo mengaku tidak menerima undangan tersebut dan memprioritaskan penyelesaian studi S2-nya daripada hadir pertemuan.
Ia mengaku tidak bisa lagi meninggalkan perkuliahan yang sudah banyak tertinggal.
"Pasti saya kuliah kan, masak kuliah saya tinggal lagi. Saya mau tesis ini, bimbingan tesis. Kalau nanti ke Jakarta, ngapain, nggak perlu lah," ungkapnya dengan lugas.
Ia menjelaskan bahwa dirinya harus pintar membagi waktu antara kewajiban akademik dengan urusan keraton. Terlebih, ia sudah absen cukup lama saat ayahandanya, PB XIII, mangkat beberapa waktu lalu.
"Kemarin waktu bapak surut, sudah hampir sebulan saya tidak kuliah. Jadi nanti kalau nggak kuliah lagi, saya nggak ngerti apa yang disampaikan pak dosen gimana," paparnya.
Baca Juga:7 Fakta Pelantikan 50 Abdi Dalem Keraton Solo, Diisi Pejabat hingga Tokoh Nasional
Kontributor : Ari Welianto