- Kota Solo merupakan pusat kebudayaan Jawa yang menawarkan wisata kuliner autentik dengan hidangan melegenda untuk dijelajahi wisatawan.
- Nasi Liwet Wongso Lemu di Keprabon menyajikan nasi gurih santan dengan suwiran ayam kampung, telur pindang, dan areh sebagai sajian ikonik.
- Selat Solo Mbak Lies di Serengan menyajikan adaptasi bistik Eropa berkuah manis-gurih, sementara Tengkleng Klewer Bu Edi terkenal dengan olahan kambing rempah.
SuaraSurakarta.id - Kota Solo atau Surakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa yang kaya akan sejarah dan batiknya, tetapi juga sebagai surga bagi para pencari rasa.
Wisata kuliner di kota ini menawarkan pengalaman otentik yang memanjakan lidah, dari hidangan berat yang melegenda hingga jajanan pasar yang menggoda.
Bagi Anda yang berencana mengunjungi Kota Bengawan, menjelajahi kekayaan kulinernya adalah sebuah keharusan.
Di antara puluhan pilihan yang ada, terdapat beberapa nama yang telah terpatri sebagai ikon kuliner kota ini. Berikut adalah tiga rekomendasi kuliner legendaris di Solo yang wajib Anda cicipi untuk pengalaman bersantap yang tak terlupakan.
Baca Juga:Mantan Pejabat Pemkot Terseret Kasus Korupsi, Wali Kota Solo Wanti-wanti ASN
1. Nasi Liwet Wongso Lemu
Tak lengkap rasanya membicarakan kuliner Solo tanpa menyebut Nasi Liwet.
Salah satu tempat paling legendaris untuk menikmatinya adalah Warung Nasi Liwet Wongso Lemu yang telah eksis sejak puluhan tahun silam di kawasan Keprabon.
Nasi liwet di sini disajikan dengan cara tradisional menggunakan pincuk daun pisang, yang menambah aroma khas.
Seporsi nasi liwet terdiri dari nasi gurih yang dimasak dengan santan, disajikan bersama suwiran ayam kampung, sayur labu siam, telur pindang, dan areh (santan kental).
Baca Juga:Wakil Wali Kota Solo Ungkap Kondisi Anak PAUD yang Dipotong Alat Vitalnya
Kombinasi rasa gurih dari nasi dan lauknya menciptakan harmoni yang pas di lidah, menjadikannya menu sarapan atau makan malam favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan.
2. Selat Solo Mbak Lies
Ingin mencoba hidangan dengan sentuhan Eropa namun tetap bercita rasa Jawa? Selat Solo adalah jawabannya.
Kuliner ini merupakan adaptasi dari bistik Eropa yang disesuaikan dengan lidah lokal. Salah satu pelopornya adalah Warung Selat Solo Mbak Lies di kawasan Serengan.
Hidangan ini terdiri dari potongan daging sapi semur, kentang, buncis, wortel, telur rebus, dan daun selada segar yang kemudian disiram kuah manis-gurih berwarna cokelat.
Rasa manisnya yang ringan berpadu dengan aroma rempah khas Jawa membuat selat solo digemari banyak kalangan.