Ketiga, arsip Hamsah Fansuri join nominasi dengan Malaysia. Keempat, ada tari khas Mangkunegaran. Sedangkan kelima, sang hyang kandang karesian naskah dari Jawa Barat.
"Mudah-mudahan di akhir tahun atau awal tahun akan diumumkan. Kalau Indonesia bisa mengajukan keren banget, karena ini belum pernah terjadi satu tahun mengajukan lima, padahal jatahnya itu cuma dua per negara per tahu tapi kita dua single nomination, lalu yang tiga bisa join nomination. Kita bisa ngajuin banyak kalau join nomination," papar dia.
Lima dokumenter heritage yang diajukan itu setelah diregister sebagai memori kolektif bangsa (MKB). Kemudian nanti dilihat sama dewan pakar tentang signifikansinya, itu yang dinilai adalah arsip atau naskahnya bukan peristiwanya.
"Memory of the world yang diakui arsip, bendanya, original nggak. Jangan dibikin-bikin harus original. Kedua signifikansinya, apakah kandungan dalam arsip ini memiliki pengaruh, mungkin terhadap perubahan sejarah dunia geopolitik yang berpengaruh seberapa luas. Kalau sudah lolos dijamin reservasinya," tandasnya.
Baca Juga:Kirab Obor dan Gunungan Jajanan Pasar Semarakkan Malam Takbir di Pura Mangkunegaran
Gunarto menambahkan kalau itu sudah lolos akan dijamin dan ada kontrol dari UNESCO kepada negara. Kemudian negara harus bisa menjamin, kalau itu milik masyarakat maka negara harus bisa menjaga.
"Jadi ada pengecekan, kalau bisa di digitalisasi kita lakukan, kalau diperbaiki ya kita perbaiki," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto