Sugiman menambahkan ternyata tiap tahun itu perkembangannya bagus. Lalu ada rencana mau bangun mushola dengan membeli lahan yang tak jauh dari rumah pengusaha, tapi tidak dijual.
Kemudian ada tanah (sekarang jadi masjid) mau dijual lalu dibeli dan dibangun masjid dengan bentuk persegi. Jadi masjid ini ada wakaf dari seorang pengusaha Solo.
"Nama Masjid Siti Aisyah sendiri diambil dari nama ibu pewakaf," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Kuasa Hukum Korban Duga 'Permainan' Hakim di Sidang Praperadilan Eks Manajer Persis Solo