Cara-cara Mengidentifikasi Orang Terganggu Kesehatan Mental hingga Berpotensi Bunuh Diri

Gangguan kesehatan mental disebut-sebut menjadi penyebab seseorang melakukan bunuh diri atau mengakhiri hidupnya

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 12 Desember 2023 | 15:57 WIB
Cara-cara Mengidentifikasi Orang Terganggu Kesehatan Mental hingga Berpotensi Bunuh Diri
Ilustrasi seseorang sedang berdiri di tepi sebuah bangunan tinggi. [Shutterstock]

SuaraSurakarta.id - Gangguan kesehatan mental disebut-sebut menjadi penyebab seseorang melakukan bunuh diri atau mengakhiri hidupnya. 

Psikiater sekaligus Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional DR Dr Nova Riyanti Yusuf memberikan cara-cara awal untuk mengidentifikasi dan menyikapi orang terdekat yang mengalami gangguan mental dan berpotensi mengakhiri hidupnya.

Nova menyebut cara awal yang dapat dilakukan orang terdekat, adalah melakukan 3P, yakni mendeteksi Pikiran, Perasaan, dan Perilaku mereka.

"Untuk identifikasi sebenarnya hal-hal yang sederhana tapi tidak jauh dari pikiran, perasaan dan perilaku mereka, ada perubahan kecil yang mungkin tidak kita sadari, misal sering mengurung diri di kamar," ujar Nova dikutip dari ANTARA pada Selasa (12/12/2023).

Baca Juga:Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar oleh Residivis Terorisme, Pengamat : Pelaku Belum Mengalami Desistensi

Selain itu, Nova mengatakan, perubahan orang yang depresi atau mengalami gangguan kesehatan mental lainnya bisa dicirikan dengan berhenti melakukan suatu hal yang biasanya mereka sukai.

Meski tidak seluruhnya, orang dengan depresi, menurut Nova, umumnya tidak ada gairah untuk melakukan apa pun dalam hidupnya.

Mereka akan merasa tidak berdaya atau tidak menemukan pentingnya hidup di dunia. Mereka mungkin akan memberikan pandangan bahwa hidup di dunia adalah hal yang melelahkan dan tidak ada artinya, meski menyampaikannya diiringi dengan candaan.

Menunjukkan perhatian adalah hal pertama yang bisa dilakukan bila memiliki orang terdekat dengan gangguan mental.

"Tidak perlu menyinggung apa yang ia alami dan berniat menyelesaikan masalahnya, cukup misal berikan segelas kopi dan mengajaknya berbicara hal lain, dengan ini dia akan merasa bahwa masih ada orang yang peduli dengannya," kata Nova.

Baca Juga:LIVE UPDATE dari Rumah Kos Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar yang Berada di Sukoharjo

Selain menunjukkan perhatian, tidak meremehkan masalah atau perasaan yang mereka alami adalah suatu keharusan sebagai orang terdekat. Terkadang, mereka juga tidak sedang membutuhkan saran, dan hanya ingin didengar.

"Semua orang pasti mempunyai masalah, tapi ini adalah tentang bagaimana kita memberikan perhatian, tidak perlu menanyakan ‘kamu kenapa?’, cukup dengan hal-hal kecil, mengajak minum kopi, atau sekadar mengirimkan makanan dapat membuatnya merasa dipedulikan," imbuh Nova.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak