Menurutnya kalau ada kegiatan warga selalu diundang, pernah datang, pernah juga tidak datang kalau ada kesibukan. Ayah Selvi itu orangnya pendiam dan baik, ibunya juga bagus.
"Seperti warga biasa tidak banyak menonjol. Ketemu warga menyapa dan ngobrol," ungkapnya.
Waktu lamaran Selvi sama Gibran di rumah sini, bahkan saat malam Midodareni yang berdoa dirinya. Karena waktu memang di minta untuk berdoa oleh Pak Jokowi.
Sementara itu warga lain, Dani Sumasto mengatakan memang tertutup tapi orangnya baik. Memang jarang ngobrol sama warga tapi hanya yang dekat saja.
Baca Juga:Klaim Gibran Tak Takut Hadapi Debat Capres-Cawapres, Emil Dardak: Kita Bukan Cari Profesor!
"Memang baik, kalau warga sering menyapa. Kalau kumpul sama warga jarang," sambung dia.

Ditambahkan memang keluarga Selvi bukan asli sini. Karena tinggal di sini ngontrak beberapa lama sebelum menjadi besan Pak Jokowi.
"Aslinya mana saya kurang tahu, bukan sini. Tinggal di sini ngontrak terus beli rumah di daerah sini," pungkasnya.
Penampakan rumah kontrakan orang tua Selvi Ananda pertama kali terungkap lewat video lawas pada Juni 2015 lalu, tepatnya saat Gibran Rakabuming Raka memboyong keluarganya untuk untuk melamar Selvi di Solo.
Video lamaran Gibran dan Selvi Ananda ini bisa dilihat dan diakses dalam sejumlah akun YouTube. Dalam video, terlihat keluarga Gibran dan Selvi saling bertemu dalam momen lamaran tersebut.
Baca Juga:Dulu Berseteru dengan Jokowi, Bibit Waluyo Kini Ungkap Pesan ke Gibran Soal Pancagatra
Acara lamaran Gibran digelar di rumah kontrakan orang tua Selvi yang beralamat di Jalan Kutai Gang VII Nomor 1 Sumber, Solo. Tentu saja kontrakan orang tua Selvi didekorasi untuk acara lamaran itu.