Buka Porseni NU 2023, KH Miftachul Akhyar Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas

Porseni NU ini dijadwalkan berlangsung pada 13-22 Januari 2023.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 16 Januari 2023 | 22:31 WIB
Buka Porseni NU 2023, KH Miftachul Akhyar Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas
Rais 'Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, mengajak seluruh santri Nahdlatul Ulama (NU) yang mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni atau PORSENI NU Tingkat Nasional 2023 bertarung dengan sportif.  [dok]

SuaraSurakarta.id - Rais 'Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, mengajak seluruh santri Nahdlatul Ulama (NU) yang mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni atau PORSENI NU Tingkat Nasional 2023 bertarung dengan sportif. 

"Saya minta ke para atlet tunjukkan sportivitas. Sportivitas tetap harus melekat selama kompetisi," kata Miftachul Akhyar saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Porseni NU 2023 di GOR Sritex, Solo, Senin (16/1/2023) malam.

Porseni NU ini dijadwalkan berlangsung pada 13-22 Januari 2023.

Dalam ajang ini, sebanyak 3643 putra putri madrasah dari tiap pengurus wilayah NU (PWNU) akan berkompetisi menjadi yang terbaik.

Baca Juga:Cak Imin Disebut Bebek Liar, Rocky Gerung: Cari Kandang Aman di NU

KH Miftahul Akhyar mengingatkan, dalam olahraga terdapat nilai ibadah. Oleh karena itu, jangan hanya karena ingin mendapatkan penghargaan lalu peserta melakukan tindakan yang kurang baik.

"Mari berusaha bagaimana kita bisa dapat nilai terbaik, dengan menjunjung sportivitas dan kejujuran dalam meraih kebaikan," ujar dia.

Ia juga menambahkan, dalam agama Islam, nilai-nilai rohani dan spiritual saja tidak cukup. Kondisi jasmani juga diperlukan untuk menyempurnakan ibadah.

"Kesehatan rohani dan jasmani kita adalah bagian dari ajaran Islam," tegasnya. 

Dalam kesempatan itu, KH Miftahul Akhyar juga tak lupa berterima kasih kepada Pemerintah Kota Solo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang sudah menjadi tuan rumah bagi acara Porseni NU ini. 

Baca Juga:Hasil Porseni NU 2023: Tim Sepak Bola Jawa Tengah Gunduli Sulawesi Selatan 16-0

Kegiatan Porseni NU ini adalah yang pertama kali dilaksanakan sejak satu abad Nahdlatul Ulama berdiri. Para putra-putri NU yang berkompetisi terdiri dari usia 18-23 tahun, atau jenjang SMA sederajat hingga perguruan tinggi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini