"Kami sangat memahami itu karena lokasi kami di dekat keramaian. Tentu saja tidak hanya event Muktamar tapi juga event-event lain kami siap membantu," ungkap dia.
Nantinya SD Kristen Kalam Kudus akan menyediakan ruang kelas untuk tempat menginap penggembira. Ada 22 ruang kelas di lantai 1-3 yang bisa menampung 200-an penggembira.
Masing-masing ruang kelas dapat digunakan untuk 18 orang. Ada kamar mandi di masing-masing lantai
"Kami tidak masalah, kami siap mengondisikan. Kami usahakan terbaik, kalau bisa menerima orang tidak sak-sake (tidak ada pelayanan)," imbuhnya.
Baca Juga:Komisi KKI KAM Beri Pembekalan bagi Pendamping Sekami Anak Dan Remaja /SOMA Paroki Padang Bulan
Alex menambahkan, nanti juga akan menambah penjaga keamanan sekolah yang berjaga 24 jam.
"Kebersihan juga akan kami jaga karena kami punya petugas kebersihan," ucap dia.
Sementara itu panitia Muktamar yang mengurusi mengurusi penggembira, Nurul Khawari mengatakan jika pembukaan muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah diperkirakan akan dihadiri penggembira hingga jutaan orang.
"Kami memohon maaf jika ada kegiatan gereja yang terganggu karena ada acara pembukaan muktamar," jelasnya.
Nurul menambahkan di GKJ Manahan akan digunakan untuk Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Tengah. MDMC mendirikan dapur umum di berbagai tempat di Soloraya dan menyiapkan ambulans jika ada hal-hal darurat.
Baca Juga:Jelang Muktamar ke 48, Muhammadiyah Bakal Akuisisi Gereja di Madrid Spanyol
Kontributor : Ari Welianto