Siswa SDN di Solo Pendarahan di Alat Vital Diduga Ditendang, Ini Kronologi Lengkapnya

Diduga siswi tersebut mendapat tindak kekerasan dengan ditendang di alat vitalnya oleh temannya berinisial S.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 22 September 2022 | 15:48 WIB
Siswa SDN di Solo Pendarahan di Alat Vital Diduga Ditendang, Ini Kronologi Lengkapnya
ilustrasi menangis. [Pexels.com/Andrea Piacquadio]

SuaraSurakarta.id - Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di daerah Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo berinisial N mengalami pendarahan di alat vital saat buang air kecil. 

Diduga siswi tersebut mendapat tindak kekerasan dengan ditendang di alat vitalnya oleh temannya berinisial S. 

Informasi yang diterima jika kejadian tersebut sudah terjadi pada minggu ketiga bulan Agustus 2022 lalu. Bahkan kasus ini menjadi viral setelah adanya aduan ke Pemkot Solo lewat Unit Pelayanan Aduan Surakarta (Ulas). 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Dian Rineta mengatakan kejadiannya itu berdua bukan berantem tapi salah paham. Keduanya itu berteman sejak TK, bersaing nilai karena sama-sama pintar. 

Baca Juga:Heboh! Beralasan Cek Menstruasi, Dua Sekolah di Bogor Lakukan Pemeriksaan Celana Dalam Siswi

"Mereka tidak berantem," ujar dia saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Dian menjelaskan kronologinya kejadian tersebut. Suatu hari itu sedang didatangi ibu-ibu atau siapa lagi ngobrol atau ngapain tidak tahu.

Lalu siswa yang tertendang ini nyawang atau melihat, dikira siswa yang menendang ngece (mengejek). Karena anaknya tinggi kemudian menendang kena alat vitalnya sambil berkata, 'Opo kowe'.

"Guru-guru itu pada tidak tahu dengan kejadian itu," katanya.

Kemudian, esok harinya siswa-siswa lain itu pada lapor ke guru, padahal siswa yang bersangkutan tidak melapor ke guru dan orang tuanya.

Baca Juga:Pacaran Singkat Anak SD Lewat WA, Ditembak Siswi Tapi Takut Ketahuan sama Bapak

Anak yang ditendang tersebit cerita ke temannya jika saat buang air kecil (pipis) berdarah. Teman-temannya lantas melapor ke guru-guru dengan ucapan "Bu, ini pipis berdarah".

Selanjutnya si anak dipanggil dan kepala sekolah menghubungi orangtuanya agar anaknya dibawa ke dokter untuk diperiksa.

"Anaknya itu diperiksa di bidan, jadi tidak ada itu visum ke RS Moewardi atau mana itu. Orang tua kedua siswa kita panggil ke sekolah dan dipertemukan, orang tua yang menendang sudah minta maaf tapi orang tuang siswi tertendang itu masih anyel," ungkap dia.

Dian mengatakan, besoknya orang tua korban bilang sama temannya bukan sama sekolah, intinya minta siswa yang menendang itu dikeluarkan dari sekolah. 

Namun, pihak sekolah tidak bisa dan alasannya apa minta dikeluarkan. Alasannya takut kalau kejadian ini terulang lagi. 

"Terus diyakini sama pihak sekolah jika kejadian ini tidak akan terulang lagi. Sekolah pun akan meningkatkan piket-piket guru mendekati anak-anak kalau pas jam istirahat," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak