facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gibran Geram Tanggapi Personel JKT48 Alami Pelecehan Seksual Saat Konser, Ternyata Gara-gara Tuduhan Ini

Ronald Seger Prabowo Minggu, 03 Juli 2022 | 10:58 WIB

Gibran Geram Tanggapi Personel JKT48 Alami Pelecehan Seksual Saat Konser, Ternyata Gara-gara Tuduhan Ini
Personel JKT48. [Instagram JKT48]

Gibran geram lantaran terdapat sebuah judul artikel di media sosial yang menyebut lokasi konser itu berada di Kota Solo.

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka murka menanggapi personel JKT48 yang diduga mengalami pelecehan seksual saat konser di The Park Mall Solo Baru pada Selasa (28/6/2022).

Gibran geram lantaran terdapat sebuah judul artikel di media sosial yang menyebut lokasi konser itu berada di Kota Solo.

Padahal The Park Mall Solo Baru berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

"The Park Mall itu Sukoharjo bukan Solo," tulis Gibran dalam foto unggahan di akun Instagram @gibran_rakabuming, Minggu (3/7/2022).

Baca Juga: Terlihat Semakin Glowing, Warganet Sentil Gibran Rakabuming: Info Skincarenya Mas?

Dalam unggahan itu, putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga menyebut JKT48 diduga mengalami pelecehan seksual saat konser di mall yang menurut judul artikel terjadi di Solo menjadi perhatian serius. 

"Namun, sebenarnya kejadian tersebut bukan di mall Solo, namun pusat perbelanjaan di Kabupaten Sukoharjo @pemkabsukoharjo," jelasnya.

"Tentu bagaimana pun, perbuatan ini tidak bisa dibenarkan. Saya berharap kejadian serupa tidak terjadi di daerah-daerah lain. Menanggapi unggahan akun @lokalconnect @theparksolo_official," tambah Gibran.

Sebelumnya, kasus salah penyebutan lokasi juga dialami Kota Solo.

Saat itu, Gibran menanggapi viral mobil plat merah dengan plat AD, yang menghalangi laju ambulans di wilayah Klaten bukanlah mobil dinas ASN di jajaran Pemkot Solo, melainkan milik Pemkab Klaten.

Baca Juga: Pedagang Bubur di Cipondoh Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Empat Anak

Pernyataan Gibran itu sekaligus menanggapi berita viral tersebut juga dimuat disalah satu media online nasional dengan judul 'Mobil Dinas Plat Solo Halangi Ambulans yang Bawa Pasien', meski berita tersebut akhirnya telah dicabut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait