facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Resah dengan Nasib Petani Kelapa Sawit, Bupati Bengkulu Utara Ini Berani Semprot Luhut, Warganet: Bukan Kaleng-kaleng

Budi Arista Romadhoni Minggu, 26 Juni 2022 | 08:36 WIB

Resah dengan Nasib Petani Kelapa Sawit, Bupati Bengkulu Utara Ini Berani Semprot Luhut, Warganet: Bukan Kaleng-kaleng
Tangkapan layar video Bupati Bengkulu Utara Mian meyampaikan keresahan petani sawit swadaya yang ada di daerahnya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mekomarives) Luhut Binsar Panjaitan.[TikTok]

Bupati Bengkulu Utara Mian berani beradu debat dengan Luhut Binsar Panjaitan, ia memperjuangkan nasib petani kelapa sawit

SuaraSurakarta.id - Bupati Bengkulu Utara Mian meyampaikan keresahan petani sawit swadaya yang ada di daerahnya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mekomarives) Luhut Binsar Panjaitan.

Mian keberatan dengan pernyataan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bahwa nantinya yang akan diurusi hanyalah petani plasma.

"Tetapi saya tidak setuju pak, ketika tadi menyatakan bahwa nanti yang akan diurusi hanya petani yang bermitra atau petani plasma," ucapnya menggebu-gebu, sebagaimana yang tampak dalam sebuah video yang diunggah oleh akun tiktok @kaptenbengkulu. Dikutip pada Minggu (26/6/2022).

"Sementara 90% yang ada di Bengkulu Utara itu adalah petani swadaya," lanjutnya.

Baca Juga: Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah dengan PeduliLindungi Mulai Senin 27 Juni

Ia menyampaikan bahwa petani sawit selama ini sudah mengeluh kepada asosiasi,maka ia khawatir jika masalah ini tidak diselesaikan akan terjadi perbedaan yang tinggi.

"Mungkin ribuan jutaan petani sawit mengeluh ke asosiasi, termasuk Bupati Bengkulu Utara. Karena akan menjadi disparitas yang amat tinggi,".

Untuk itu ia meminta Luhut agar dapat merapikan investor kelapa sawit yang ada di Indonesia.

"Melalui pak Luhut selaku Menkomarives, minta dirapikan juga semua investor-investor kelapa sawitnya," katanya.

Keresahan Mian itu pun langsung dijawab oleh Luhut. Ia mengakatan bakal menertibkan investor-investor kelapa sawit.

Baca Juga: Aplikasi Pedulilindungi Akan Digunakan Untuk Syarat Beli Minyak Goreng Curah

"Pak Mian Ya, jadi kita mau tertib disitu, efektif mulai besok mereka coba beli (dengan harga) Rp 1.600, jadi kita akan end-to-end," jawab Luhut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait