facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bukan Opor Aya, Dua Makanan Ini Ternyata Jadi yang Terlaris Selama Ramadhan Tahun Ini

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 13 Mei 2022 | 05:05 WIB

Bukan Opor Aya, Dua Makanan Ini Ternyata Jadi yang Terlaris Selama Ramadhan Tahun Ini
Ilustrasi sahur bareng keluarga. [Istimewa]

Diketahui, mi instan, madu, kue kering serta kopi menjadi makanan dan minuman yang paling laris selama Ramadhan tahun 2022.

SuaraSurakarta.id - Beragam kuliner maupun jajanan selalu muncul saat bulan Ramadhan tiba, termasuk saat puasa beberapa waktu lalu.

Diketahui, mi instan, madu, kue kering serta kopi menjadi makanan dan minuman yang paling laris selama Ramadhan tahun 2022.

"Madu, kue kering dan kopi adalah produk makanan minuman terlaris di Tokopedia Nyam!. Sedangkan mie instan jadi menu penyelamat sahur favorit di Tokopedia NOW. Meskipun bisa masak tetapi (orang-orang) tetap mencari yang cepat-cepat saja," kata Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya dilansir dari ANTARA, Kamis (12/5/2022).

Dari sisi fesyen, kerudung, gamis dan peci menjadi beberapa produk fesyen muslim paling banyak diburu masyarakat selama Ramadhan 2022.

Baca Juga: BI DKI Jakarta: Uang Beredar Selama Ramadhan 2022 Sebesar Rp 30,02 Triliun

Ekhel juga menyebutkan, penjualan perlengkapan bahkan tercatat mengalami peningkatan hampir 4 kali lipat dibandingkan rata-rata per bulan selama tahun 2022.

Parsel Ramadhan juga tercatat menjadi salah satu yang populer dan menjadi kampanye menarik bagi para pegiat usaha lokal.

"Produk parsel Ramadhan populer ada kue kering, perlengkapan ibadah, produk perawatan tubuh jenis parsel yang favorit selama Ramadhan," tutur Ekhel yang juga mengatakan jarak terjauh untuk pengiriman parsel yakni dari Pekanbaru ke Jayapura.

Ekhel menambahkan, perusahannya berkomitmen mendekatkan pembeli dengan penjual yang menjalankan usaha dekat dengan kawasan usahanya. Untuk itu, sejumlah inovasi pun dilakukan salah satunya dengan menghadirkan teknologi geo-tagging yang mengutamakan kurasi dari toko lokal terdekat.

"Di satu sisi pembeli bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan lebih cepat dan dekat terlebih dahulu, kita hubungkan dengan penjual. Dari sisi penjual, mereka bisa menjangkau pasar yang lebih dekat dan lebih mudah, dan kesempatan sama untuk bertumbuh," paparnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Sergai Penuhi Panggilan Polda Sumut, Soal Apa?

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait