Tak Terima Disebut Wanita Iblis hingga Difitnah Raup Untung di PBNU, Putri Gus Dur Ngamuk

Putri Gus Dur, Alissa Wahid mencak-mencak di sosial media usai disebut wanita iblis hingga mengambil untung ketika jadi pengurus organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 08 Mei 2022 | 08:21 WIB
Tak Terima Disebut Wanita Iblis hingga Difitnah Raup Untung di PBNU, Putri Gus Dur Ngamuk
Koordinator Gusdurian Alissa Wahid. [Instagram/@alissa_wahid]

SuaraSurakarta.id - Kelakuan netizen di sosial media memang sering kali meresahkan. Pasalnya mereka kerap memberikan komentar-komentar tak pantas. 

Hal tersebut sedang dirasakan oleh putri Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid yang menerima serangan dari seorang netizen. 

Parahnya, netizen ini sampai melontarkan kata-kata yang sudah tak wajar dengan menyebut Alissa Wahid sebagai wanita iblis hingga lonte. 

"Iblis wanita satu ini ngurusin negara orang aja, padahal negara sendiri lebih hancur dari afganistan, dasar lonte," ujar akun @4_mriz**. 

Baca Juga:Prabowo Pernah Diramal Gus Dur Jadi Presiden di Usia Tua

Akun tersebut juga menuduh Alissa Wahid telah mengambil banyak untung saat menjadi pengurus organisasi Nadhlatul Ulama (NU). 

"Enak aja gue keluar dari rahim busuk si Alissa Wahid, minta jatah gih, sudah dapat berapa miliar si Alissa ini dapat duit semenjak di PBNU, jualan toleransi ke sana kesini," paparnya. 

Mengetahui hal itu, Alissa Wahid mulanya mengaku bingung dengan kelakuan netizen yang diduga sedang memperjuangkan khilafah tersebut. 

"Saya suka bingung dengan orang yang mengaku sedang berjuang untuk khilafah atas nama Tuhan tapi pikiran & adabnya seperti ini," ungkap Alissa Wahid melalui akun twitternya. 

Namun, agar kejadian itu tidak berulang lagi. Alissa Wahid akan melaporkan perbuatan netizen tersebut ke pihak berwajib. 

Baca Juga:Gus Dur Pernah Ramalkan Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua, Cucu Pendiri NU: InsyaAllah 2024

"Jadi pengen iseng. Dilaporin aja po ya, soal "Aissa Wahid menerima berapa milyar sejak di PBNU". Biar bisa lihat apa bener bisa segalak omongannya. Tapi iseng doang sih itu," tandasnya. 

Cuitan Alissa Wahid itu sontak saja mengundang perhatian warganet. Sebagian besar dari mereka mendukung apa yang dilakukan Alissa Wahid. 

"Kalau ujung-ujungnya beres dengan minta maaf, usul saya mendingan gak usah sih mbak. Maaf, percuma," kata akun @aribowo**. 

"Laporin, biar viral terus kena hajar netizen se-Indonesia raya pasti indah banget. Kalau liat mukanya pucet dan mulutnya kicep, baru bilang, eh tapi kita cuman iseng," tutur akun @novymo**. 

"Kalau bisa njeh jangan iseng Neng @AlissaWahid bagi saya pribadi suka kesel kalau sudah kayak gini. Beda pandangan dalam hal apapun sah-sah saja.tapi kalau sudah fitnah begini gak bisa didiemin," imbuh akun @putra_sosro**. 

"Sesekali harus dikasih pelajaran orang brengsek kayak gitu mbak. Maaf kasar," sahut akun @AkangAsep**. 

"Saya sangat mendukung mba agar kita bisa tau dimna letak kebenarannya, yang tertuduh bisa membersihkan namanya yang menuduh bisa membuktikan tuduhanya. Jangan jadikan bola liar yang terus menggelinding lalu dianggap sebuah kebenaran oleh sebagian orang," timpal akun @DmarPnu**.

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak