Berita di Surakarta Sepekan Terakhir, Dosen UNS Disebut Sebagai Mentor Aksi 11 April dan Kabar Bocah Yatim Piatu Tewas

Berikut berita di SuaraSurakarta.id dalam sepekan terakhir, dari dosen UNS disebut sebagai mentor aksi 11 april hingga bocah yatim piatu tewas

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 17 April 2022 | 05:41 WIB
Berita di Surakarta Sepekan Terakhir, Dosen UNS Disebut Sebagai Mentor Aksi 11 April dan Kabar Bocah Yatim Piatu Tewas
Kampus UNS Solo. [Solopos.com]

SuaraSurakarta.id - Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Isharyanto disebut-sebut sebagai salah satu mentor dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (11/4/2022).

Namun hal itu dibantah oleh Isharyanto. Ia menyebutkan informasi yang beredar adalah fitnah dan menyesatkan. 

Berikut berita di SuaraSurakarta.id dalam sepekan terakhir.

1. Namanya Muncul Sebagai Mentor Aksi 11 April, Dosen UNS: Fitnah dan Menyesatkan!

Baca Juga:Ramadhan ke-13, Ini Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Kota Solo, 15 April 2022

Massa aksi unjuk rasa di kawasan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat berangsur-angsur membubarkan diri. (Suara.com/Fakhri)
Massa aksi unjuk rasa di kawasan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat berangsur-angsur membubarkan diri. (Suara.com/Fakhri)

Beredar nama Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Isharyanto sebagai salah satu mentor dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (11/4/2022).

Hal tersebut diketahui dari pesan berantai yang beredar lewat WhatsApp mengenai aksi BEM SI di Jakarta. 

Baca selengkapnya

2. Bocah TK Yatim Piatu di Kartasura Ditemukan Meninggal dengan Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkat

Korban saat mau dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. [Suara.com/Ari Welianto]
Korban saat mau dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. [Suara.com/Ari Welianto]

Seorang bocah perempuan bernama berinisial D (7) warga blateran RT 01 RW 02 Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura ditemukan meninggal dengan kondisi tidak wajar, Selasa (12/4/2022) petang.

Baca Juga:Bukan di DKI Jakarta, Gibran Rakabuming Dinilai Jadi Calon Kuat Gubernur Jawa Tengah

Karena pada jenazah korban yang sekolah TK Aisyiah 2 Desa Ngabeyan ini ditemukan luka lebam ditubuhnya. Diduga meninggal karena dianiaya oleh saudaranya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini