Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan dengan jumlah kasus yang tinggi ini pihaknya sudah menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien covid sebanyak 98 tempat tidur.
Maka total kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 mencapai 680 bed. Untuk Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 60 persen.
"Tidak semua bed disediakan untuk pasien covid-19, karena penyakit yang lain harus juga ditangani," jelasnya.
Ning, sapaan akrabnya menegaskan protokol kesehatan tetap harus menjadi perhatian. Meski aktivitas ekonomi harus jalan, namun protokol kesehatan jangan dilupakan.
Baca Juga:Nia Daniaty Tak Bisa Jenguk Anak di Penjara, Olivia Nathania Dikabarkan Positif Covid-19
"Protokol kesehatan harus diperketat. Itu sangat penting dan jadi kunci utama," imbuh dia.
Ning meminta kepada masyarakat tidak menganggap kasus yang tercatat rendah itu dianggap tingkat penyebarannya juga rendah. Tetapi harus dibandingkan dengan kapsitas testing per harinya.
"Di Solo testingnya tinggi, di atas 4000 seminggu," ucapnya.
Ning menambahkan, hasil testing tersebut dilakukan pada masyarakat umum dan para siswa yang melakukan exit test.
"Sekolahnya libur kalau mereka kemarin terpapar kan kena exit test," tandas dia.
Baca Juga:Pengunjung Tempat Wisata di Pesawaran Dites COVID-19 secara Acak
Kontributor : Ari Welianto