Pentingnya Dua Tahun Pertama Pertumbuhan Anak, Ini Penjelasan dari Pakar

Pakar mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya memperhatikan dan mengoptimalkan masa pertumbuhan anak pada dua tahun pertama usia mereka

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 12 Februari 2022 | 09:25 WIB
Pentingnya Dua Tahun Pertama Pertumbuhan Anak, Ini Penjelasan dari Pakar
Ilustrasi Bayi Laki-laki. Pakar mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya memperhatikan dan mengoptimalkan masa pertumbuhan anak pada dua tahun pertama usia mereka. (Pixabay)

SuaraSurakarta.id - Pertumbuhan anak kadang tidak menjadi perhatian khusus dari para orang tua. Padahak, perkembangan anak-anak pada usia dini akan sangan berpengaruh di usia yang akan datang.  

Pakar dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. dr. Hardiono D Pusponegoro Sp.KK mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya memperhatikan dan mengoptimalkan masa pertumbuhan anak pada dua tahun pertama usia mereka.

"Saya mengajak para orang tua untuk memperhatikan dan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk masa depan mereka, salah satunya dengan cara mencari info yang benar," kata Prof. Hardiono yang juga Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran UI dikutip dari ANTARA Sabtu (12/2/2022).

Prof. Hardiono mengatakan, dua tahun pertama kehidupan anak menjadi fase penting bagi perkembangan otak anak. Inilah alasan pentingnya orang tua berkonsentrasi pada anak mereka sejak usia dini.

Baca Juga:Gizi Seimbang Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Masa Pandemi Covid-19

"Kalau mau menjadi Indonesia lebih baik tentu harus berkonsentrasi pada anak terutama pada anak usia dini. Penelitian menunjukkan dua tahun pertama kehidupan fase penting untuk perkembangan otak anak," kata dia.

Selain fase perkembangan otak, orang tua juga perlu mewaspadai berbagai perkembangan anak. Menurut Prof. Hardiono, saat ini terdapat sekitar 30 juta anak usia 0-6 tahun di Indonesia dan sekitar 30 persennya mengalami berbagai gangguan perkembangan dalam segala bentuk dari ringan hingga berat.

Akibatnya, mereka tidak bisa meraih tumbuh kembangnya yang optimal. Masalah lain yang juga melanda anak-anak di tanah air yakni, stunting. Sekitar 1 dari 3 anak Indonesia masih mengalami stunting atau tubuh pendek akibat kurang gizi atau penyakit infeksi.

"Tetapi akibatnya yang mengerikan, otaknya tidak berkembang dengan baik. anaknya jadi kurang pintar. Kita harus berkonsentrasi untuk mengatasi hal-hal ini," kata dia.

Prof. Hardiono juga menyoroti perilaku orang tua yang memberikan anak mereka pengobatan alternatif tanpa mengetahui bukti ilmiah pengobatan itu. Selain itu, ada juga yang mencari jalan pintas dalam mengobati masalah kesehatan anak mereka.

Baca Juga:Pemuda Ini Cabuli Gadis Belia di Sawah dan Merekamnya, Keluarga Murka, Pelaku Dipenjara

"Orang tua menggunakan alternative medicine kata si ini, itu kemudian dikasih ke anak. Kasihan anaknya kalau bukti ilmiahnya tidak ada. Misalnya, obat untuk anak dengan autisme, orang tua mencari berbagai obat termasuk susu kambing, sebetulnya secara ilmiah enggak ada gunanya. Buang-buang waktu, dan kasihan anaknya. Istilah saya jadi kurus dan loyo saja, pintarnya tidak," demikian kata Prof. Hardiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini