"Potensi penularan masih ada. Dalam beberapa hari terakhir cenderung naik. Masyarakat diimbau untuk disiplin dalam menerapkan prokes," jelas Yunia.
Hingga saat ini berdasarkan data kasus aktif sampai, 29 Januari 2022vtercatat ada 51 kasus. Di mana jumlah tersebut didominasi dari klaster keluarga dan sekolah.
Untuk kasus di sekolah ditemukan ada 34 siswa kasus yang konfirmasi di sekolah SMA IT. Hari ini sedang ditindaklanjuti kontak erat sekitar 40 siswa konfirmasi, namun belum kirim untuk hasil PCR.
"Sekolah kita minta hentikan PTM dulu. Nanti akan lakukan proses sterilisasi untuk memutus rantai penyebaran," pungkas dia.
Baca Juga:Guru Pemukul Siswa SMP di Surabaya Resmi Tersangka, Dijerat UU Perlindungan Anak
Kontributor : Ari Welianto