alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antisipasi Penyebaran Virus Omicron, Ini yang Dilakukan Oleh Pemkab Sragen

Budi Arista Romadhoni Senin, 29 November 2021 | 07:05 WIB

Antisipasi Penyebaran Virus Omicron, Ini yang Dilakukan Oleh Pemkab Sragen
Ilustrasi Covid-19. Pemkab Sragen melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran varian baru Covid-19 yang bernama virus Omicron. (Elements Envato)

Pemkab Sragen melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran varian baru Covid-19 yang bernama virus Omicron

SuaraSurakarta.id - Varian baru Covid-19 yang diberi nama virus Omicron wajib diwaspadai semua pihak. Virus tersebut dikabarkan bermutasi lebih cepat daripada varian delta. 

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mengantisipasi munculnya varian terbaru dari Covid-19 yang bernama varian B.1.1.529 atau Omicron dengan memperketat protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada saat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga sebagai upaya kehati-hatian supaya tidak terjadi gelombang ketiga Covid-19.

Menyadur dari Solopos.com, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr. Hargiyanto menyampaikan antisipasi munculnya varian Omicron itu dengan memperketat protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Varian Omicron, Inggris Lakukan 3 Cara Ini!

Dia mengatakan protokol kesehatan seperti 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas) tetap ditaati dan menjadi kebiasaan.

Dia berpesan menjaga kesehatan itu penting supaya terhindari dari berbagai penyakit.

“Selain itu, kami melakukan percepatan vaksinasi dari capaian vaksinasi yang sekarang 77% dikerja supaya bisa mencapai 100%. Kemudian ada PPKM level 3 pada saat Nataru itu bagian dari upaya antisipasi. Pembatasan pegawai negeri sipil tidak boleh ke mana-mana. Pada saat Nataru itu diprediksi ada 16 juta orang yang mudik atau pulang kampung,” jelasnya, Minggu (28/11/2021).

Hargiyanto mengatakan bila sudah ada warga yang terlanjur mudik maka akan dilakukan tes swab dan dipantau. Dia mengatakan kondisi sekarang berbeda dengan dulu dimana sekarang mudah untuk melakukan tes swab.

“Kemudian untuk antisipasi lonjakan kasus, tempat isolasi terpusat tetap disiagakan dan rumah sakit tetap menyiapkan 10% tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19,” katanya.

Baca Juga: Australia Umumkan 2 Penumpang Pesawat dari Afrika Positif Covid Varian Omicron

Dia menerangkan Sragen sekarang berada pada PPKM level 2 tetapi sebenarnya kondisi Sragen sudah bisa masuk ke PPKM level 1.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait